TNI/POLRI

Enceng Gondok Menghambat Aliran, Babinsa Deket Lamongan Turun ke Sungai

aksesadim01
9378
×

Enceng Gondok Menghambat Aliran, Babinsa Deket Lamongan Turun ke Sungai

Sebarkan artikel ini
IMG 20260822 WA0002

LAMONGAN — Upaya mengantisipasi banjir dan genangan terus dilakukan di wilayah Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan.

Salah satunya melalui normalisasi Sungai Sidomulyo di Desa Sidomulyo, Jumat (21/8/2026).

Kegiatan tersebut mendapat pendampingan langsung dari Babinsa Koramil 0812/02 Deket, Serda Galang, yang turun ke lokasi untuk memastikan proses normalisasi berjalan aman dan lancar.

Normalisasi dilakukan menggunakan alat berat ekskavator.

Lumpur dan endapan yang menumpuk di dasar sungai dikeruk, sementara tanaman enceng gondok yang memenuhi sejumlah titik badan sungai turut dibersihkan.

Tumpukan enceng gondok menjadi perhatian karena dapat mempersempit jalur air dan menghambat arus, terlebih saat debit sungai meningkat.

Jika tidak segera ditangani, kondisi tersebut berpotensi memicu genangan di wilayah sekitar.

Serda Galang mengatakan, pembersihan difokuskan pada titik-titik yang berpotensi mengalami penyumbatan.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah membersihkan sumbatan enceng gondok yang berpotensi menghambat aliran air dan memicu genangan. Dengan aliran sungai yang kembali lancar, diharapkan masyarakat lebih aman dan aktivitas pertanian dapat berjalan dengan baik,” ujar Serda Galang.

Menurutnya, normalisasi tidak hanya berkaitan dengan pencegahan banjir, tetapi juga mendukung kebutuhan pengairan lahan pertanian warga.

Kelancaran aliran sungai menjadi bagian penting dalam menjaga aktivitas masyarakat, khususnya sektor pertanian di Desa Sidomulyo.

Pemerintah desa dan masyarakat setempat menyambut positif kegiatan tersebut.

Kehadiran Babinsa di lapangan juga menjadi bentuk pendampingan TNI dalam membantu menjaga kondisi lingkungan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan warga diharapkan terus terjaga agar kebersihan serta fungsi sungai dapat dipertahankan secara berkelanjutan.

Sungai yang bersih dan memiliki aliran lancar bukan hanya membantu mengurangi ancaman genangan, tetapi juga menjadi penopang pengairan pertanian dan kehidupan masyarakat di sekitarnya. (fs)