Daerah

Dari Banyuwangi hingga Bojonegoro, Adu Pesona di Fashion Show Batik Evening Gown

aksesadim01
6660
×

Dari Banyuwangi hingga Bojonegoro, Adu Pesona di Fashion Show Batik Evening Gown

Sebarkan artikel ini
IMG 20260619 WA0044

BOJONEGORO – Gemerlap lampu panggung dan derap langkah para model menciptakan suasana istimewa pada malam kedua Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026, Kamis (18/6/2026).

Ribuan pengunjung yang memadati Alun-Alun Bojonegoro dibuat terpukau oleh penampilan para peserta dalam ajang Fashion Show Batik Evening Gown yang menjadi salah satu agenda paling dinanti dalam festival tersebut.

Malam itu, kain batik tidak hanya hadir sebagai busana tradisional, tetapi menjelma menjadi karya seni yang elegan, modern, dan penuh karakter.

Setiap peserta tampil percaya diri membawakan gaun malam berbahan batik dengan rancangan yang memadukan kekayaan budaya Nusantara dan sentuhan tren fesyen kontemporer.

Catwalk yang terbentang di tengah area festival seakan berubah menjadi panggung ekspresi budaya.

Beragam motif batik khas daerah tampil memukau dalam balutan desain yang anggun dan berkelas.

Kreativitas para desainer berhasil menghadirkan wajah baru batik yang lebih modern tanpa meninggalkan nilai tradisi yang melekat di dalamnya.

Tak sekadar menjadi pertunjukan mode, ajang ini juga menjadi ruang apresiasi bagi para desainer, perajin, dan pelaku ekonomi kreatif untuk memperkenalkan kekayaan wastra Indonesia kepada masyarakat yang lebih luas.

Fashion show tersebut sekaligus menunjukkan bahwa batik memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan bersaing di dunia fesyen modern.

Kompetisi semakin bergengsi dengan hadirnya sejumlah juri yang memiliki pengalaman di bidang fesyen dan industri kreatif.

Mereka adalah Arumi Bachsin, Imam Mustafa, Rezawu, serta Ketua Dekranasda Bojonegoro, Cantika Wahono.

Kehadiran para juri tersebut menambah antusiasme peserta sekaligus meningkatkan kualitas penilaian dalam ajang yang menjadi salah satu ikon BWBF 2026.

Setiap penampilan tidak hanya mengedepankan keindahan busana, tetapi juga menyampaikan karakter serta filosofi yang terkandung dalam rancangan yang ditampilkan.

Penonton pun disuguhkan beragam interpretasi kreatif terhadap batik yang dikemas secara modern dan menarik.

Mengusung tema “Wastrane Bojonegoro Membumi lan Ngamboro ing Bawono”, BWBF 2026 yang berlangsung pada 17 hingga 20 Juni menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam melestarikan budaya lokal sekaligus memperkuat sektor ekonomi kreatif berbasis wastra.

Setelah melalui proses penilaian yang ketat, dewan juri menetapkan para pemenang Fashion Show Batik Evening Gown BWBF 2026 sebagai berikut:

Juara I: PT Pertamina EP Cepu Zona 12

Juara II: Kabupaten Banyuwangi

Juara III: Bojonegoro 1

Juara Harapan I: Kota Kediri

Juara Harapan II: Kabupaten Ngawi

Juara Harapan III: Kabupaten Tuban 1

Ajang ini menjadi bukti bahwa batik tidak hanya mampu bertahan sebagai warisan budaya, tetapi juga terus berkembang menjadi bagian penting dari industri kreatif yang mampu menarik perhatian masyarakat lintas generasi. (er)