Infotaiment

Bootcamp Pemuda Bojonegoro 2026: Gratis, Dapat NIB hingga Networking

aksesadim01
8270
×

Bootcamp Pemuda Bojonegoro 2026: Gratis, Dapat NIB hingga Networking

Sebarkan artikel ini
img 20260811 wa0002

BOJONEGORO – Kabar baik bagi anak muda di Kabupaten Bojonegoro yang ingin mengembangkan keterampilan sekaligus membangun usaha.

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) kembali menggelar Bootcamp Kemandirian Ekonomi Pemuda Tahun 2026.

Mengusung tema “Berdaya Bersama, Mandiri Berkarya”, program ini dirancang sebagai ruang belajar sekaligus pengembangan jejaring bagi pemuda agar semakin siap menciptakan usaha produktif berbasis potensi lokal.

Yang menarik, pelatihan ini gratis. Pendaftaran dibuka mulai 20 Juli hingga 20 Agustus 2026 dan diperuntukkan bagi pemuda berusia 16–30 tahun yang berdomisili di Kabupaten Bojonegoro.

Kepala Bidang Kepemudaan Dinpora Bojonegoro, Flora Agrishinta, mengatakan bootcamp tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kapasitas dan daya saing generasi muda melalui pelatihan yang bersifat praktis dan sesuai kebutuhan dunia usaha.

“Bootcamp Kemandirian Ekonomi Pemuda bertujuan meningkatkan kemandirian ekonomi pemuda melalui pengembangan usaha yang produktif dan berkelanjutan,” ujar Flora.

Menurutnya, pemuda tidak hanya didorong untuk mencari pekerjaan formal.

Lebih jauh, mereka diharapkan mampu menciptakan peluang ekonomi melalui usaha yang dirintis dan dikembangkan secara mandiri.

Program tersebut juga diarahkan untuk melahirkan wirausaha muda di sejumlah sektor potensial.

Peserta akan mendapatkan pengetahuan, keterampilan, serta kompetensi teknis yang dapat diterapkan dalam mengelola usaha.

Dengan pendekatan tersebut, potensi ekonomi lokal Bojonegoro diharapkan semakin berkembang sekaligus membuka ruang lebih besar bagi keterlibatan generasi muda dalam kegiatan ekonomi produktif.

Enam Pilihan Pelatihan
Peserta dapat memilih satu bidang pelatihan sesuai minat dan kapasitas yang tersedia.

Pilihannya cukup beragam, mulai dari pertanian hingga jasa digital.

Bidang Pertanian:

Olahan Pangan Pertanian – 20 peserta

Budidaya Jamur Tiram – 20 peserta

Pertanian Modern Hidroponik – 20 peserta

Bidang Usaha Jasa:

Digital Marketing dan Affiliator – 30 peserta

Master of Ceremony (MC) Training – 20 peserta

Bidang Usaha Kerajinan:

Kerajinan Tangan (Handycraft) – 40 peserta

Flora menjelaskan, pelaksanaan bootcamp dilakukan melalui kemitraan dengan sejumlah organisasi kepemudaan dan lembaga pelatihan.

“Bootcamp ini kegiatannya kemitraan organisasi kepemudaan. Tempat bootcamp nya di Forum Pemuda Pelopor Omah Menyok, P4S Djoyo Tani dan LPK Zahida, selanjutnya di PIB, Ademos dan LPK Opsi Visi Raya,” jelasnya.

Bagi pemuda yang tertarik, terdapat sejumlah ketentuan yang harus dipenuhi.

Peserta harus berusia 16–30 tahun, berdomisili di Kabupaten Bojonegoro dan dibuktikan dengan KTP.

Peserta juga diutamakan telah memiliki usaha yang sedang berjalan.

Setiap pendaftar hanya diperbolehkan memilih satu bidang pelatihan.

Selain itu, calon peserta belum pernah mengikuti Bootcamp Kemandirian Ekonomi Pemuda Tahun 2025 dan wajib bersedia mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sesuai ketentuan penyelenggara.

Bootcamp ini tidak berhenti pada kegiatan belajar di ruang pelatihan, peserta juga akan memperoleh sejumlah fasilitas pendukung.

Mulai dari kaos, tas, notebook, e-sertifikat, hingga layanan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB).

Tak kalah penting, peserta juga memiliki kesempatan memperluas networking dengan pelaku usaha, organisasi kepemudaan, praktisi, serta berbagai mitra strategis.

Flora berharap program tersebut mampu melahirkan pemuda Bojonegoro yang bukan hanya memiliki keterampilan, tetapi juga berani mengambil peluang dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

“Kami ingin mencetak pemuda Bojonegoro yang inovatif, kreatif, mandiri, berdaya saing dan produktif. Mereka diharapkan mampu mengembangkan usahanya secara berkelanjutan, menciptakan peluang kerja baru, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.

Bagi pemuda Bojonegoro, Bootcamp Kemandirian Ekonomi Pemuda 2026 bisa menjadi momentum untuk naik kelas, dari sekedar punya ide, menjadi punya keterampilan, dari mencoba usaha, menjadi mampu mengembangkannya secara lebih profesional. (er)