Infotaiment

Waspada, Petir Berpotensi Terjadi di Bojonegoro Siang Hari

aksesadim01
7585
×

Waspada, Petir Berpotensi Terjadi di Bojonegoro Siang Hari

Sebarkan artikel ini
IMG 20260612 WA0030

BOJONEGORO – Masyarakat Kabupaten Bojonegoro dihimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem pada Jumat (12/6/2026).

Berdasarkan laporan harian Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Bojonegoro, cuaca pada siang hari diprakirakan berpotensi disertai petir meski kondisi pagi terpantau cukup cerah.

Sejak pagi, wilayah Bojonegoro diprediksi mengalami cuaca cerah berawan dengan suhu udara sekitar 26 derajat Celsius.

Tingkat kelembapan mencapai 86 persen dengan arah angin bertiup dari utara berkecepatan sekitar 3,6 kilometer per jam, memasuki siang hari, kondisi cuaca diperkirakan berubah.

Potensi petir diprediksi muncul dengan suhu udara tetap berada di kisaran 26 derajat Celsius.

Angin bertiup dari arah timur laut dengan kecepatan mencapai 8,5 kilometer per jam dan kelembapan udara meningkat hingga 89 persen.

Pada malam hari, cuaca Bojonegoro diprakirakan berawan dengan suhu sekitar 26 derajat Celsius.

Sementara itu, dini hari diprediksi kembali cerah berawan dengan suhu turun menjadi 25 derajat Celsius dan tingkat kelembapan mencapai 95 persen.

Hasil pemantauan visual di sejumlah wilayah Bojonegoro menunjukkan kondisi cuaca relatif cerah.

Kawasan Bojonegoro Kota, wilayah selatan, timur, hingga barat Kabupaten Bojonegoro terpantau dalam kondisi cerah saat dilakukan pemantauan.

Di sisi lain, BPBD Bojonegoro melaporkan tidak terdapat kejadian bencana maupun insiden yang memerlukan penanganan khusus selama periode pemantauan hari ini.

Sementara itu, kondisi Sungai Bengawan Solo juga masih dalam kategori aman.

Berdasarkan data Perum Jasa Tirta I Divisi Jasa ASA III Bengawan Solo, tinggi muka air (TMA) tercatat berada di angka 6,34 meter dengan status normal dan menunjukkan tren penurunan.

Kondisi tersebut menjadi kabar baik bagi masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai karena hingga saat ini belum terdapat indikasi peningkatan risiko banjir akibat luapan Bengawan Solo.

Meski demikian, masyarakat tetap diimbau untuk memantau perkembangan cuaca terkini dan berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, terutama pada siang hingga sore hari ketika potensi petir diprakirakan terjadi.

BPBD Bojonegoro mengajak seluruh warga untuk segera melaporkan apabila terjadi kondisi darurat, bencana, maupun potensi gangguan alam agar dapat ditangani dengan cepat dan tepat. (er)