TNI/POLRI

TMMD Bojonegoro Usai, Warga Kesongo Sebut Prajurit Satgas Sudah Seperti Keluarga

aksesadim01
9832
×

TMMD Bojonegoro Usai, Warga Kesongo Sebut Prajurit Satgas Sudah Seperti Keluarga

Sebarkan artikel ini
img 20260813 wa0030

BOJONEGORO – Perpisahan Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro dengan masyarakat Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, menjadi momen yang sarat makna.

Setelah satu bulan menjalankan pengabdian di tengah masyarakat, para prajurit Satgas bersiap kembali ke satuan masing-masing pada Kamis (13/8/2026).

Bukan hanya pekerjaan fisik yang menjadi cerita selama pelaksanaan TMMD.

Kedekatan antara prajurit dan warga juga tumbuh melalui kebersamaan, gotong royong serta berbagai aktivitas yang dilakukan bersama.

Karena itu, menjelang kepulangan Satgas, pesan perpisahan dari kedua pihak menjadi bagian yang tidak kalah penting.

Komandan SST-1 Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro, Letda Inf Ady Yuniarto, menyampaikan bahwa selama berada di Desa Kesongo, para prajurit tidak hanya menjalankan tugas pembangunan, tetapi juga mendapatkan pengalaman dan kebersamaan yang berharga bersama masyarakat.

Ia mengapresiasi sambutan, dukungan dan keterlibatan warga selama pelaksanaan TMMD.

Menurutnya, keberhasilan berbagai kegiatan di lapangan tidak terlepas dari peran serta masyarakat Desa Kesongo.

“Bagi personel Satgas, masyarakat bukan hanya penerima manfaat program. Warga telah menjadi bagian dari perjalanan tugas mereka selama berada di lokasi TMMD,” ungkapnya.

Sementara itu, Samiun, warga Desa Kesongo, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh anggota Satgas TMMD yang telah mengabdikan tenaga dan waktunya untuk membantu masyarakat.

“Kehadiran para prajurit selama satu bulan telah memberikan kesan tersendiri bagi warga,” ucapnya.

Selain membantu pembangunan desa, para anggota Satgas juga dinilai mampu membangun kedekatan dengan masyarakat.

Samiun berharap hubungan baik yang telah terjalin selama TMMD tidak berhenti ketika para prajurit meninggalkan Desa Kesongo.

“Saya harap silaturahmi bapak-bapak TNI dengan warga terus terjalin,” ucapnya.

Bagi warga, para personel Satgas yang sebelumnya datang sebagai bagian dari tugas akhirnya meninggalkan kesan layaknya keluarga sendiri.

Perpisahan ini pun menjadi penutup dari rangkaian pengabdian Satgas TMMD ke-129 di Desa Kesongo.

Namun, bagi Komandan Satgas maupun masyarakat, berakhirnya penugasan bukan berarti berakhirnya nilai kebersamaan yang telah tumbuh.

Pembangunan fisik dapat dilihat dari jalan, rumah dan berbagai fasilitas yang telah dikerjakan.

Tetapi, kenangan tentang gotong royong dan kedekatan TNI bersama masyarakat menjadi cerita lain yang akan terus diingat.

Satgas kembali ke satuan, warga kembali menjalani aktivitas seperti biasa.

Namun, kebersamaan selama sebulan di Desa Kesongo meninggalkan satu pesan yang yang mendalam, yaitu tugas boleh berakhir, tetapi persaudaraan tidak boleh ikut berakhir. (Er)