BOJONEGORO – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bojonegoro mulai memetakan kualitas atlet-atlet terbaiknya.
Sebanyak 500 atlet peraih medali pada Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) II Bojonegoro 2026 mengikuti Pre Tes Fisik Dasar yang digelar di Sport Center Bojonegoro, Jumat (7/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung hingga Minggu (9/8/2026) ini menjadi langkah awal untuk mengukur kesiapan fisik para atlet sebelum menjalani pembinaan lanjutan menuju ajang yang lebih tinggi.
Ketua KONI Kabupaten Bojonegoro, Sahari, mengatakan tes fisik dasar bertujuan mengetahui kondisi kebugaran setiap atlet secara menyeluruh.
Hasil pengukuran nantinya akan diserahkan kepada masing-masing cabang olahraga sebagai bahan evaluasi dan pembinaan.
“Tes ini menjadi dasar untuk mengetahui kemampuan fisik atlet. Selanjutnya hasilnya akan digunakan oleh masing-masing cabang olahraga agar pembinaan fisik maupun teknik bisa lebih terarah,” ujarnya.
Ketua Panitia, Tonny Ade Irawan, menjelaskan seluruh peserta merupakan atlet yang berhasil meraih prestasi pada Porkab II Bojonegoro.
Menurutnya, setelah hasil tes diperoleh, tanggung jawab pembinaan akan dilanjutkan oleh masing-masing cabang olahraga, terutama dalam meningkatkan kualitas fisik dan menyempurnakan kemampuan teknik atlet.
“Kalau hasil tes fisik sudah keluar, pembenahan fisik menjadi tugas bersama. Sementara pengembangan teknik tentu menjadi kewenangan masing-masing cabang olahraga,” jelas Tonny.
Menariknya, pada pelaksanaan tahun ini KONI Bojonegoro menggunakan teknologi Body Analyze System sebagai salah satu alat ukur tambahan.
Perangkat tersebut mampu membaca komposisi tubuh atlet secara lebih detail, mulai dari massa otot, kadar lemak hingga keseimbangan otot di setiap bagian tubuh.
“Melalui alat ini kami bisa mengetahui komposisi tubuh atlet secara lebih akurat sehingga program latihan nantinya bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing atlet,” tambahnya.
Pre Tes Fisik Dasar digelar bekerja sama dengan Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) Kabupaten Bojonegoro di Sport Center Jalan Veteran.
Tonny menambahkan, hasil tes kali ini tidak berhenti sebagai data semata.
KONI Bojonegoro telah menjadwalkan tes lanjutan pada November 2026 yang akan dirangkai dengan proses seleksi atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur tahun depan.
Melalui tahapan tersebut, KONI berharap mampu menyiapkan atlet-atlet Bojonegoro yang lebih kompetitif dan siap bersaing di level provinsi. (Er)







