Infotaiment

Sejauh Mata Memandang Ada Durian, Gondang Bojonegoro Punya Mimpi Besar

aksesadim01
8831
×

Sejauh Mata Memandang Ada Durian, Gondang Bojonegoro Punya Mimpi Besar

Sebarkan artikel ini
IMG 20260423 WA0027

BOJONEGORO – Kecamatan Gondang mulai tancap gas mengembangkan potensi lokal melalui program unik bertajuk “Nggon Sahdu” atau Gondang Satu Rumah Satu Pohon Durian. Inisiatif ini menjadi langkah strategis untuk mendorong lahirnya agrowisata durian premium sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat.

Pencanangan program tersebut ditandai dengan penanaman bibit durian di Dusun Jomblangjati, Desa Krondonan, Rabu (23/4/2026), yang dihadiri langsung oleh Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono.

Rangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan ke destinasi wisata Banyu Kuning, kemudian dilanjutkan penanaman simbolis bibit durian di kawasan gerbang jalur pendakian Gunung Pandan.

Acara ditutup dengan talkshow edukatif seputar teknik perawatan durian bagi masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono mengaku terkesan dengan kekompakan dan keharmonisan warga Gondang.

Ia juga mengenang pengalaman saat menerima durian khas Krondonan yang menurutnya memiliki kualitas unggul.

“Ini inovasi luar biasa. Saya berharap akan muncul lebih banyak ide kreatif dari generasi muda Gondang untuk mengembangkan potensi daerah,” ujarnya.

Bupati juga mendorong seluruh pihak untuk serius mengembangkan durian premium sebagai komoditas unggulan.

Menurutnya, setiap desa memiliki potensi berbeda yang perlu digali dan dikembangkan secara maksimal.

“Ke depan, potensi desa harus dioptimalkan. Durian bisa menjadi kekuatan ekonomi baru jika dikelola dengan baik,” tegasnya.

Sementara itu, Camat Gondang, Farokhi, menjelaskan bahwa program ini juga menjadi bagian dari upaya peningkatan pelayanan dan pemberdayaan masyarakat.

Sebanyak 120 warga Dusun Jomblangjati turut terlibat sebagai penerima bantuan bibit durian dari Pertamina EP.

“Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas produksi durian premium yang bernilai ekonomi tinggi, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan sektor agrowisata,” jelasnya.

Melalui gerakan satu rumah satu durian, masyarakat diharapkan memiliki sumber pendapatan tambahan yang berkelanjutan.

Tidak hanya itu, Gondang juga menargetkan terbentuknya paket wisata terpadu berbasis alam dan pertanian.

“Harapannya, Gondang ke depan dikenal sebagai kawasan agrowisata durian. Bahkan, sejauh mata memandang akan dipenuhi pohon durian di setiap sudut wilayah,” pungkasnya.

Program Nggon Sahdu menjadi bukti nyata bahwa pengembangan potensi lokal, jika digarap serius, mampu menjadi motor penggerak ekonomi sekaligus daya tarik wisata baru di Bojonegoro. (Er)