Peristiwa

Bayi Baru Lahir Ditinggalkan di Warung Tuban, Warga Rengel Dibuat Syok

aksesadim01
7454
×

Bayi Baru Lahir Ditinggalkan di Warung Tuban, Warga Rengel Dibuat Syok

Sebarkan artikel ini
IMG 20260604 WA0014

TUBAN – Suasana pagi yang biasanya tenang di Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, mendadak berubah menjadi geger setelah warga menemukan seorang bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di sebuah warung pada Kamis (4/6/2026).

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui warga sekitar pukul 06.00 WIB.

Saat itu, seorang warga bernama Erna Wati tengah berolahraga pagi dan melintasi jalan Desa Sawahan menuju Jembatan Kare.

Ketika melewati warung milik Sulistiningsih, ia melihat sebuah tas berwarna abu-abu dengan strip merah muda bermotif bunga yang tergeletak di atas bangku bambu.

Merasa curiga karena tas tersebut berada di lokasi yang tidak biasa, Erna kemudian mendekat dan memeriksa isinya.

Betapa terkejutnya ia saat menemukan seorang bayi laki-laki yang sudah tidak bernyawa di dalam tas tersebut.

Bayi itu diketahui terbungkus selimut berwarna putih kebiruan dengan motif gambar binatang.

Setelah memastikan temuan tersebut, Erna segera pulang dan memberitahukan kejadian itu kepada suaminya, Nur Sahid.

Keduanya kemudian melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian.

Menerima laporan warga, petugas dari Polsek Rengel bersama Tim Identifikasi Polres Tuban dan tenaga medis dari Puskesmas Rengel langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun luka pada tubuh bayi.

Selain itu, kondisi tali pusar yang masih basah menunjukkan bahwa bayi tersebut diduga baru dilahirkan beberapa jam sebelumnya atau pada malam hari sebelum ditemukan.

Dari hasil observasi sementara, bayi diperkirakan memiliki berat badan sekitar 2,9 kilogram dengan panjang tubuh kurang lebih 62 sentimeter.

Petugas menduga bayi meninggal akibat gangguan pernapasan yang kemungkinan dipicu oleh masuknya air ketuban sehingga menyebabkan kekurangan oksigen.

Dalam proses olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi turut mengamankan sejumlah barang yang ditemukan bersama bayi tersebut.

Barang bukti yang diamankan meliputi sebuah tas abu-abu bermotif bunga dengan strip warna merah muda, kerudung berwarna cokelat muda, serta selimut putih kebiruan bermotif gambar binatang.

Hingga kini, aparat kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas orang tua maupun pihak yang diduga meninggalkan bayi tersebut.

Polisi juga mengajak masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian ini untuk segera melapor guna membantu proses penyelidikan.

Kasus penemuan bayi ini menjadi perhatian warga sekitar dan menambah daftar peristiwa yang mengundang keprihatinan masyarakat.

Pihak kepolisian berharap kerja sama dari warga dapat mempercepat pengungkapan kasus tersebut. (er)