Daerah

Ribuan Pencari Kerja Datang, Ini Target Pemkab Bojonegoro

aksesadim01
9834
×

Ribuan Pencari Kerja Datang, Ini Target Pemkab Bojonegoro

Sebarkan artikel ini
IMG 20260830 WA0012

BOJONEGORO — Pendopo Malowopati Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mendadak ramai oleh para pencari kerja, Sabtu (29/8/2026).

Lebih dari 1.500 pencari kerja memanfaatkan Bejo Career Day 2026 untuk berburu peluang pekerjaan sekaligus mencari informasi perusahaan yang membuka lowongan.

Sejak kegiatan berlangsung, para pencari kerja tampak bergerak dari satu stan perusahaan ke stan lainnya.

Mereka menggali informasi mulai dari posisi yang tersedia, persyaratan administrasi, hingga kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan.

Menariknya, sebagian pencari kerja tidak datang seorang diri, sejumlah orang tua turut mendampingi anak mereka saat mencari informasi pekerjaan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kabupaten Bojonegoro, Mahmudi, mengatakan tingginya jumlah peserta menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap akses informasi dan kesempatan kerja masih besar.

Menurutnya, Bejo Career Day menjadi jembatan antara pencari kerja dan dunia usaha.

Pencari kerja dapat menemukan pekerjaan yang sesuai dengan minat, bakat, dan kompetensinya, sementara perusahaan memperoleh kesempatan menjaring kandidat yang sesuai kebutuhan.

“Jobfair ini bertujuan menjembatani para pencari kerja agar dapat melamar pekerjaan sesuai bakat dan minat pada perusahaan yang tersedia. Di sisi lain, kegiatan ini juga membantu perusahaan mendapatkan kandidat potensial sesuai kebutuhan kualifikasinya,” ujar Mahmudi.

Dinperinaker Bojonegoro menargetkan penyelenggaraan tiga kali jobfair sepanjang 2026.

Langkah tersebut dilakukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap informasi lowongan sekaligus mempertemukan kebutuhan tenaga kerja dengan dunia industri.

Mahmudi menyebut jumlah angkatan kerja di Kabupaten Bojonegoro kini mencapai 843.465 orang.

Angka tersebut naik 56.070 orang dibandingkan Agustus 2024.

Jumlah penduduk yang bekerja juga mengalami peningkatan, pada 2026 tercatat 810.528 orang telah bekerja, bertambah 57.918 orang dibandingkan Agustus 2024.

Sementara itu, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Bojonegoro mencapai 78,61 persen.

Angka tersebut meningkat 4,75 poin persentase dibandingkan Agustus 2024.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menargetkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada 2026 berada di angka 3,7 persen.

Persaingan memasuki dunia kerja tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis.

Dinperinaker juga mendorong pencari kerja memperkuat kemampuan nonteknis atau soft skill.

Kemampuan berkomunikasi, beradaptasi, bekerja dalam tim, hingga kesiapan menghadapi proses rekrutmen menjadi bekal penting bagi pencari kerja ketika berhadapan dengan perusahaan.

“Kami siap mengawal para pencari kerja untuk mendapatkan pekerjaan terbaik sesuai keinginan dan kemampuan kompetensi yang dimiliki,” kata Mahmudi.

Dia juga menyoroti pentingnya peran orang tua dalam mendampingi anak menentukan pilihan karier.

Menurutnya, masih ada pencari kerja yang mengalami kebingungan ketika menentukan pekerjaan yang ingin ditekuni.

“Dukungan orang tua juga penting, karena tidak sedikit pencari kerja yang masih bingung menentukan pilihan karena yang bingung bahkan orangtuanya sendiri,” tambahnya.

Untuk memudahkan masyarakat mendapatkan informasi terbaru, Dinperinaker Bojonegoro juga membuka kanal informasi melalui media sosial.

Lowongan pekerjaan dan informasi kebutuhan tenaga kerja perusahaan dapat dipantau melalui Instagram @bejo_bjn dan TikTok @dinperinaker.bojonegoro.

Informasi ketenagakerjaan juga disampaikan secara rutin melalui siaran langsung.

Selain membahas lowongan kerja, kanal tersebut turut memberikan informasi mengenai perkembangan industri kecil dan menengah (IKM).

Masyarakat juga dapat bergabung dalam komunitas informasi lowongan kerja melalui grup WhatsApp maupun berkonsultasi langsung di Kantor Dinperinaker Kabupaten Bojonegoro.

Bejo Career Day 2026 tidak hanya berisi aktivitas berburu lowongan pekerjaan.

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pengumuman hasil tes seleksi Pelatihan Sertifikasi Kompetensi Tahap II Tahun 2026.

Peserta juga mendapatkan wawasan melalui Talkshow Job Ready bertema “Strategi Menembus Dunia Kerja dan Menjadi Kandidat Pilihan”.

Talkshow tersebut menghadirkan Cynthia Cecilia, Co-founder Jobhun, platform yang bergerak di bidang rekrutmen dan pengembangan karier.

Dinperinaker turut menggandeng 14 asosiasi Industri Kecil dan Menengah (IKM).

Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem ketenagakerjaan sekaligus membuka lebih banyak ruang bagi masyarakat untuk meningkatkan kompetensi dan mengembangkan peluang ekonomi.

Bagi Nanda, salah satu pencari kerja asal Kecamatan Sumberrejo, keberadaan jobfair memberikan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan perusahaan.

Ia mengaku lebih mudah mengetahui posisi yang tersedia sekaligus persyaratan yang harus dipenuhi.

“Saya merasa bisa langsung mencari informasi pekerjaan dan persyaratan dari perusahaan yang ada di sini. Semoga saya bisa segera mendapatkan pekerjaan langsung dari sini,” kata Nanda.

Melalui Bejo Career Day 2026, Pemkab Bojonegoro berupaya mempertemukan empat unsur penting dalam dunia ketenagakerjaan, yakni pemerintah, perusahaan, pencari kerja dan masyarakat.

Sinergi tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan jobfair.

Lebih jauh, kolaborasi itu diharapkan mampu memperluas kesempatan kerja, meningkatkan kualitas kompetensi tenaga kerja, sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat Bojonegoro. (Er)