LAMONGAN – Hamparan lahan pertanian di Dusun Mawut, Desa Mendogo, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, menjadi saksi semangat kebersamaan berbagai elemen masyarakat dalam mendukung sektor pertanian.
Rabu (17/6/2026), unsur Forkopimcam Ngimbang, TNI, penyuluh pertanian, pemerintah desa, hingga para petani turun langsung ke lahan untuk melakukan penanaman Tembakau Jawa varietas Manilo.
Kegiatan tersebut menjadi simbol kuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan serta mendorong peningkatan kesejahteraan petani di wilayah pedesaan.
Para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Mekarsari di bawah kepemimpinan Suyanto tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Mereka mendapatkan dukungan langsung dari berbagai pihak yang hadir untuk memberikan motivasi sekaligus pendampingan dalam pengembangan komoditas unggulan tersebut.
Mewakili Danramil 0812/06 Ngimbang, Batuud Koramil 0812/06 Ngimbang Pelda Suratman hadir bersama unsur Forkopimcam lainnya.
Turut hadir Camat Ngimbang Anton Sujarwo, Wakapolsek Ngimbang Ipda Istiono, Kepala Korwil Pertanian Ngimbang Yanto, Penyuluh Pertanian Andy W, Sekretaris Desa Mendogo Yhana, Babinsa Koptu Panji, Kepala Dusun Mawut Pambudi, perangkat desa, serta masyarakat setempat.
Sebelum penanaman dimulai, para petani mendapatkan arahan terkait pentingnya menjaga semangat bercocok tanam di tengah berbagai tantangan sektor pertanian.
Penyuluh pertanian juga memberikan edukasi mengenai teknik budidaya Tembakau Manilo yang baik agar hasil panen lebih berkualitas dan memiliki nilai jual tinggi.
Suasana penuh kebersamaan terlihat ketika seluruh peserta secara simbolis melakukan penanaman bibit tembakau di lahan pertanian.
Momen tersebut mencerminkan komitmen bersama untuk membangun sektor pertanian yang lebih produktif dan berkelanjutan.
Pelda Suratman menegaskan bahwa TNI akan terus hadir mendampingi masyarakat, khususnya petani, dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang dimulai dari tingkat desa.
“Petani adalah ujung tombak ketahanan pangan. Karena itu kami akan terus memberikan dukungan dan pendampingan agar petani semakin bersemangat mengelola lahan dan mampu menghasilkan panen yang maksimal,” ungkapnya.
Menurutnya, keberhasilan sektor pertanian tidak hanya bergantung pada kerja keras petani, tetapi juga membutuhkan dukungan berbagai pihak mulai dari pemerintah, aparat keamanan, penyuluh pertanian hingga masyarakat.
Melalui pengembangan budidaya Tembakau Manilo, Desa Mendogo diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih besar bagi warga.
Komoditas ini dinilai memiliki potensi menjanjikan jika dikelola secara optimal dan berkelanjutan.
Semangat gotong royong yang terlihat di tengah ladang menjadi gambaran nyata bahwa kemajuan pertanian dapat diwujudkan melalui kerja sama yang kuat.
Dengan kolaborasi lintas sektor yang terus terjaga, Kecamatan Ngimbang optimistis mampu menciptakan pertanian yang maju, mandiri, dan menjadi penopang ekonomi masyarakat Lamongan di masa depan. (fs)







