LAMONGAN – Upaya menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda terus dilakukan sejak usia sekolah dasar.
Melalui kegiatan pembinaan teritorial, Babinsa Koramil 0812/03 Turi memberikan edukasi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) kepada siswa dan tenaga pendidik SDN Turi, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, Rabu (17/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung penuh semangat dan interaktif tersebut menghadirkan Babinsa Koramil Turi, Sertu Muktadin dan Serda Mahendra, sebagai narasumber.
Dengan metode penyampaian yang komunikatif, para siswa diajak memahami pentingnya menjaga persatuan, mengamalkan nilai-nilai Pancasila, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam pemaparannya, Sertu Muktadin menegaskan bahwa wawasan kebangsaan menjadi bekal penting bagi anak-anak untuk menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.
Menurutnya, perkembangan teknologi dan informasi harus diimbangi dengan penguatan karakter serta pemahaman nilai-nilai kebangsaan.
“Generasi muda merupakan aset berharga bangsa. Mereka perlu dibentuk menjadi pribadi yang disiplin, menghormati sesama, memiliki semangat patriotisme, dan mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ungkapnya.
Sementara itu, Serda Mahendra menyoroti pentingnya peran dunia pendidikan dalam membentuk karakter peserta didik.
Ia menilai kolaborasi antara TNI dan sekolah menjadi langkah strategis untuk melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa nasionalisme yang kuat.
Menurutnya, penanaman nilai kebangsaan sejak dini akan menjadi fondasi penting dalam mencetak pelajar yang berakhlak mulia, bertanggung jawab, dan siap berkontribusi bagi bangsa dan negara.
Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari pihak sekolah. Perwakilan Kepala SDN Turi, Aminatus Sa’diyah, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kontribusi Babinsa yang telah memberikan wawasan berharga kepada para siswa.
Dia menilai materi yang disampaikan tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga memberikan motivasi kepada anak-anak untuk lebih memahami arti penting mencintai bangsa, menghargai keberagaman, dan menjaga persatuan.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena sejalan dengan upaya sekolah dalam membentuk Profil Pelajar Pancasila yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki rasa tanggung jawab sebagai warga negara,” ujarnya.
Antusiasme peserta semakin terlihat saat sesi tanya jawab berlangsung.
Para siswa tampak aktif mengajukan berbagai pertanyaan dan berinteraksi langsung dengan para Babinsa.
Suasana hangat dan penuh keakraban pun mewarnai jalannya kegiatan hingga selesai.
Melalui pembekalan wawasan kebangsaan ini, diharapkan nilai-nilai cinta tanah air, semangat persatuan, dan karakter kebangsaan dapat tertanam kuat dalam diri para pelajar.
Bekal tersebut menjadi fondasi penting untuk menciptakan generasi Indonesia yang unggul, berintegritas, dan siap menghadapi masa depan. (fs)







