BOJONEGORO – Pecinta seni budaya tradisional di Bojonegoro kembali mendapat suguhan istimewa.
Program Pantes Budal Vol. 6 akan menghadirkan pagelaran seni Reog yang siap memeriahkan malam akhir pekan masyarakat Bojonegoro dengan pertunjukan penuh energi dan atraksi memukau.
Pagelaran budaya tersebut akan digelar pada Sabtu, 27 Juni 2026 mulai pukul 19.00 WIB di halaman Stadion Letjen H. Soedirman Bojonegoro.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk menjaga eksistensi kesenian tradisional sekaligus memperkenalkan warisan budaya kepada generasi muda.
Dalam gelaran kali ini, kelompok seni Wijoyo Putro Laskar Pendem akan tampil membawakan berbagai atraksi khas Reog yang sarat nilai budaya, keberanian dan semangat kebersamaan.
Penampilan para seniman diharapkan mampu menghadirkan hiburan berkualitas sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya lokal.
Pantes Budal Vol. 6 tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang pelestarian budaya yang terus hidup dan berkembang di tengah arus modernisasi.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk lebih dekat dengan seni tradisional yang menjadi identitas daerah.
Atmosfer malam Minggu dipastikan semakin semarak dengan hadirnya pertunjukan yang menggabungkan unsur seni, tradisi, dan kebersamaan.
Masyarakat dari berbagai kalangan, mulai anak-anak hingga orang tua, dapat menikmati sajian budaya yang edukatif sekaligus menghibur.
Kegiatan semacam ini memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan kesenian daerah.
Selain menjadi wadah ekspresi para pelaku seni, acara tersebut juga mampu memperkuat kecintaan masyarakat terhadap warisan leluhur yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Masyarakat Bojonegoro dan sekitarnya pun diundang untuk hadir bersama keluarga, sahabat, maupun kerabat guna menyaksikan kemegahan pagelaran Reog di Pantes Budal Vol. 6.
Momentum ini menjadi kesempatan untuk menikmati hiburan budaya sekaligus menunjukkan dukungan nyata terhadap pelestarian seni tradisional Indonesia.
Dengan semangat kebersamaan, Pantes Budal Vol. 6 diharapkan menjadi panggung budaya yang mampu menginspirasi masyarakat untuk terus menjaga, mencintai, dan melestarikan kekayaan seni warisan bangsa. (er)







