Daerah

Momen Haru di Kesongo, Satgas TMMD 129 Bojonegoro Ringankan Beban Petani Jagung

aksesadim01
6745
×

Momen Haru di Kesongo, Satgas TMMD 129 Bojonegoro Ringankan Beban Petani Jagung

Sebarkan artikel ini
img 20260722 wa0002

BOJONEGORO – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem.

Di balik kesibukan menyelesaikan berbagai sasaran fisik, personel Satgas TMMD juga aktif membantu aktivitas warga, termasuk turun langsung ke ladang untuk memanen jagung.

Aksi sosial tersebut terlihat di lahan pertanian milik warga Dusun Kedungpandan, Selasa (21/7/2026).

Sejumlah anggota Satgas TMMD mengenakan seragam loreng membaur bersama para petani, memetik jagung, mengumpulkan hasil panen, hingga mengangkutnya ke tepi jalan agar lebih mudah dibawa.
Suasana penuh keakraban mewarnai kegiatan tersebut.

Tanpa sekat, prajurit TNI dan warga bekerja berdampingan sambil berbincang hangat, mencerminkan eratnya hubungan yang terjalin selama pelaksanaan TMMD di Desa Kesongo.

Babinsa Desa Kesongo yang juga anggota Satgas TMMD, Serka Lasmidi, mengatakan bahwa membantu petani merupakan bagian dari komitmen TNI untuk selalu hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan jalan, drainase, rumah layak huni, atau fasilitas umum lainnya, tetapi juga dari seberapa besar kehadiran prajurit mampu meringankan beban kehidupan warga.

“Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan manfaat TMMD. Karena itu, ketika ada warga yang membutuhkan bantuan saat panen, kami turun langsung ke ladang. TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membantu aktivitas dan kebutuhan masyarakat sehari-hari,” ujar Serka Lasmidi.

Kegiatan membantu panen jagung ini menjadi bagian dari program nonfisik TMMD yang bertujuan memperkuat sektor sosial dan ekonomi masyarakat.

Kehadiran personel Satgas di tengah aktivitas pertanian juga menjadi solusi bagi warga yang mengalami keterbatasan tenaga saat musim panen.

Salah satu petani yang merasakan langsung manfaat tersebut adalah Minto (64). Ia mengaku sangat terbantu karena proses panen yang biasanya membutuhkan waktu lama dapat diselesaikan lebih cepat berkat bantuan anggota Satgas TMMD.

“Alhamdulillah, saya sangat senang dibantu bapak-bapak TNI. Usia saya sudah tidak muda lagi, jadi memanen jagung sendirian cukup berat. Apalagi masih harus mengangkut hasil panen. Kehadiran Satgas TMMD benar-benar meringankan pekerjaan saya,” ungkapnya.

Menurut Minto, kedekatan anggota TNI dengan masyarakat membuat warga merasa lebih nyaman.

Baginya, para prajurit bukan hanya hadir sebagai pelaksana pembangunan desa, tetapi juga menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat Desa Kesongo.

Aksi gotong royong di tengah hamparan ladang jagung tersebut menjadi bukti nyata bahwa semangat TMMD tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik, tetapi juga lewat kepedulian sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Program TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro yang berlangsung mulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2026 terus menghadirkan berbagai kegiatan fisik dan non fisik.

Melalui kolaborasi antara TNI dan warga, program ini diharapkan mampu mempercepat pembangunan desa sekaligus memperkuat budaya gotong royong serta kemanunggalan TNI dengan rakyat yang telah menjadi fondasi kuat kehidupan masyarakat pedesaan. (er)