TNI/POLRI

Dari Cor Beton ke TPQ, Satgas TMMD 129 Bojonegoro Curi Perhatian Warga

aksesadim01
6908
×

Dari Cor Beton ke TPQ, Satgas TMMD 129 Bojonegoro Curi Perhatian Warga

Sebarkan artikel ini
img 20260722 wa0001

BOJONEGORO – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, terus menghadirkan kisah-kisah inspiratif yang menyentuh hati masyarakat.

Di balik kesibukan menyelesaikan berbagai sasaran fisik seperti pembangunan jalan cor beton, drainase, sumur bor, normalisasi sungai, rehabilitasi sekolah hingga renovasi rumah tidak layak huni, personel Satgas TMMD juga menunjukkan kepedulian terhadap pembangunan karakter generasi muda melalui kegiatan keagamaan.

Pemandangan hangat itu terlihat pada Selasa (21/7/2026) sore di TPQ Nurul Huda, Dusun Krebet.

Saat anak-anak mulai belajar membaca Al-Qur’an, dua anggota Satgas TMMD, Serda Risky dan Prada Achmad, memilih menghabiskan waktu bersama mereka daripada beristirahat setelah bekerja seharian.

Duduk lesehan di lantai TPQ, Serda Risky dengan sabar membimbing anak-anak mengeja huruf hijaiyah menggunakan buku Iqra.

Sesekali ia membantu memperbaiki bacaan, mengajarkan hafalan surat-surat pendek, hingga menyampaikan kisah para nabi yang sarat pesan moral.

Kehadiran prajurit TNI di ruang belajar sederhana tersebut membawa suasana baru bagi anak-anak Dusun Krebet.

Rasa canggung yang sempat muncul saat pertama kali melihat seragam loreng perlahan berubah menjadi kedekatan.

“Awalnya mereka takut karena melihat kami memakai seragam TNI. Mereka mengira kami galak. Tapi setelah sering ngobrol, bercanda, dan belajar mengaji bersama, sekarang justru mereka yang datang ke posko mengajak kami ke TPQ setiap sore,” ujar Serda Risky sambil tersenyum.

Menurutnya, pengabdian dalam TMMD tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik, tetapi juga dengan menanamkan nilai-nilai positif kepada anak-anak sebagai generasi penerus desa.

Dusun Krebet sendiri memiliki keterbatasan tenaga pengajar mengaji, sementara semangat anak-anak untuk belajar agama cukup tinggi.

Kondisi tersebut membuat kehadiran personel Satgas TMMD menjadi tambahan tenaga yang sangat berarti bagi masyarakat.

Ketua TPQ Nurul Huda, Hariyono, mengaku bersyukur atas kepedulian para anggota Satgas TMMD yang bersedia meluangkan waktu untuk mendampingi anak-anak belajar mengaji.

“Siangnya mereka bekerja keras membangun desa, sorenya masih sabar mengajari anak-anak mengaji. Anak-anak juga menjadi lebih disiplin karena mencontoh sikap para tentara,” ungkapnya.

Kegiatan sederhana tersebut menjadi bukti bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga melalui sentuhan kemanusiaan yang memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Program TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro di Desa Kesongo berlangsung selama 30 hari, mulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2026.

Selain mempercepat pembangunan desa, berbagai kegiatan nonfisik yang dijalankan Satgas TMMD diharapkan mampu memperkuat pendidikan, karakter, dan kehidupan sosial masyarakat.

Melalui kepedulian yang ditunjukkan para prajurit di TPQ Nurul Huda, TMMD tidak hanya meninggalkan jalan yang lebih baik, tetapi juga menghadirkan semangat belajar dan nilai-nilai kebaikan yang akan terus tumbuh di hati anak-anak Desa Kesongo. (er)