Daerah

Lima KPM Terima Rapel BLT-DD, Babinsa di Lamongan Pastikan Transparan

aksesadim01
7672
×

Lima KPM Terima Rapel BLT-DD, Babinsa di Lamongan Pastikan Transparan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260608 WA0026

LAMONGAN – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) di Desa Wedoro, Kecamatan Sukorame, Kabupaten Lamongan, mendapat pengawalan langsung dari Babinsa Koramil 0812/24 Sukorame.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan bantuan pemerintah benar-benar diterima warga yang berhak dan proses penyaluran berjalan aman serta transparan.

Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Wedoro pada Senin (8/6/2026) tersebut dihadiri Babinsa Sertu Supadi bersama perangkat desa dan para penerima manfaat.

Kehadiran aparat kewilayahan itu menjadi bagian dari sinergi TNI dengan pemerintah desa dalam mengawal program bantuan sosial agar tepat sasaran.

Pada penyaluran kali ini, Pemerintah Desa Wedoro menyerahkan BLT-DD berupa rapel bantuan selama enam bulan sekaligus kepada lima Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah ditetapkan berdasarkan hasil verifikasi dan ketentuan yang berlaku.

Kepala Desa Wedoro, Sunari, memimpin langsung proses penyaluran bantuan dan memastikan seluruh tahapan berlangsung sesuai aturan.

Ia menegaskan pentingnya akuntabilitas serta keterbukaan dalam setiap program yang bersumber dari dana desa.

Sementara itu, Sertu Supadi menjelaskan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan tersebut tidak hanya sebatas melakukan pemantauan, tetapi juga memberikan rasa aman dan kepastian kepada masyarakat bahwa bantuan disalurkan secara utuh tanpa adanya potongan.

“Kami bersama pemerintah desa terus berupaya memastikan bantuan ini diterima langsung oleh warga yang berhak. Semoga bantuan yang diberikan sekaligus untuk enam bulan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga penerima dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Suasana penyaluran bantuan berlangsung tertib dan penuh keakraban. Para penerima manfaat tampak antusias dan bersyukur atas bantuan yang diberikan pemerintah untuk membantu meringankan beban kebutuhan sehari-hari.

Pendampingan yang dilakukan Babinsa juga menjadi bentuk pengawasan agar program bantuan sosial berjalan sesuai tujuan.

Selain meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah, langkah tersebut sekaligus memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan warga dalam mendukung kesejahteraan masyarakat di tingkat desa.

Dengan pengawalan yang ketat dan transparan, diharapkan setiap program bantuan pemerintah dapat memberikan dampak positif yang lebih besar bagi masyarakat yang membutuhkan serta mendukung peningkatan kesejahteraan warga secara berkelanjutan. (fs)