BOJONEGORO – Kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Raya Bojonegoro-Cepu, tepatnya di wilayah Desa Mojoroto, Kecamatan Kalitidu, Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.
Sebuah mobil Toyota Innova mengalami kerusakan cukup parah setelah terjepit di antara dua truk dalam insiden yang diduga dipicu pengemudi truk boks yang kehilangan konsentrasi saat berkendara.
Peristiwa bermula ketika sebuah truk bernomor polisi L 8753 BX yang dikemudikan Afandi (52), warga Gresik, melaju dari arah barat menuju timur.
Saat tiba di lokasi, kendaraan tersebut berhenti karena adanya sistem buka tutup arus lalu lintas akibat pekerjaan perbaikan jalan.
Di belakang truk tersebut, Toyota Innova bernomor polisi K 1149 LN yang dikemudikan Rohmad (39) ikut menghentikan kendaraan dan menunggu giliran melintas sesuai pengaturan lalu lintas yang berlaku.
Namun situasi mendadak berubah ketika sebuah truk boks bernomor polisi W 8335 PK yang dikemudikan Andris Firmansyah (35), warga Bogor, datang dari arah yang sama.
Diduga pengemudi kurang konsentrasi atau mengantuk sehingga tidak menyadari adanya antrian kendaraan di depannya.
Akibatnya, truk boks tersebut menabrak bagian belakang Toyota Innova dengan keras.
Benturan kuat membuat mobil keluarga itu terdorong ke depan hingga menghantam bagian belakang truk yang berada di depannya.
Kerasnya tabrakan menyebabkan Toyota Innova mengalami kerusakan pada bagian depan dan belakang sekaligus.
Sementara dua truk yang terlibat juga mengalami kerusakan akibat benturan beruntun tersebut.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro, Ipda Septian Nur Pratama, menyebut dugaan sementara kecelakaan terjadi karena pengemudi truk boks kurang konsentrasi saat mengemudi.
Meski kendaraan mengalami kerusakan cukup serius, beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka berat dalam peristiwa tersebut.
Seluruh pengemudi dan penumpang dilaporkan selamat.
Petugas Satlantas Polres Bojonegoro yang datang ke lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengatur arus lalu lintas, serta mengevakuasi kendaraan yang terlibat agar tidak menimbulkan kemacetan panjang di jalur utama penghubung Bojonegoro-Cepu.
Satlantas Polres Bojonegoro mengingatkan khususnya pengemudi kendaraan berat, untuk memastikan kondisi fisik tetap prima saat berkendara.
Rasa kantuk yang dianggap sepele dapat berujung pada kecelakaan yang membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. (er)







