Daerah

Jelang Pengukuhan di Kaltim, Ketum PJI Datang ke Samarinda

aksesadim01
9841
×

Jelang Pengukuhan di Kaltim, Ketum PJI Datang ke Samarinda

Sebarkan artikel ini
IMG 20260819 WA0018

SAMARINDA — Nuansa kekeluargaan dan semangat persaudaraan jurnalistik terasa di Bandar Udara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (18/8/2026) siang.

Ketua Umum Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI), Hartanto Boechori, bersama sang istri, Susy, tiba di Samarinda dan langsung disambut jajaran PJI Kalimantan Timur.

Kedatangan pucuk pimpinan PJI di Benua Etam menjadi bagian penting dari persiapan Pengukuhan dan Pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) PJI Kalimantan Timur periode 2026–2030.

Prosesi pengukuhan dijadwalkan berlangsung Kamis, 20 Agustus 2026, mulai pukul 08.00 WITA hingga selesai, di Gedung UPTD Taman Budaya Provinsi Kalimantan Timur, Jalan Kemakmuran, Kota Samarinda.

Momentum tersebut dinilai memiliki arti strategis bagi perjalanan organisasi maupun dunia jurnalistik di Kalimantan Timur.

Terlebih, wilayah ini tengah menjadi sorotan nasional seiring percepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Di tengah transformasi besar tersebut, keberadaan pers profesional dinilai semakin penting.

Jurnalis dituntut tidak hanya mampu menyampaikan informasi secara cepat, tetapi juga menjunjung tinggi akurasi, independensi, integritas, keberanian serta kepentingan masyarakat dan bangsa.

PJI pun didorong untuk mengambil peran lebih besar di Kalimantan Timur.

Organisasi ini diharapkan menjadi wadah profesional bagi para jurnalis sekaligus ikut menjaga marwah dan kehidupan pers di daerah.

Ketua Umum PJI Hartanto Boechori mengajak seluruh wartawan dan anggota PJI di Samarinda serta daerah sekitarnya untuk hadir dalam agenda pengukuhan tersebut.

“Datang, bersilaturahmi, bersatu, dan saksikan langsung lahirnya kepengurusan baru PJI Kaltim periode 2026–2030,” pesan Hartanto kepada keluarga besar PJI.

Ia juga mengajak para wartawan, anggota PJI, mitra organisasi dan sahabat pers untuk bersama-sama menyukseskan momentum tersebut.

Menurutnya, PJI tidak boleh berhenti sebagai sebuah nama organisasi.

PJI harus menjadi barisan jurnalis profesional yang konsisten menjaga integritas, menjunjung marwah pers, sekaligus siap berkontribusi dalam perjalanan pembangunan Kalimantan Timur dan IKN.

Sementara itu, Ketua DPD PJI Kaltim terpilih, Jerison Togelang, turut menyampaikan ajakan kepada seluruh keluarga besar PJI untuk merapatkan barisan.

“Dari Kalimantan Timur semangat Persatuan Jurnalis Indonesia kita kuatkan. Pimpinan tertinggi kita, Ketua Umum PJI, Bapak Hartanto Boechori bersama Ibu Susy telah tiba. Dari Samarinda PJI Kaltim dikukuhkan,” ujar Jerison.

Ia berharap momentum tersebut menjadi awal semakin solidnya organisasi dan memperkuat semangat kebersamaan para jurnalis di Kalimantan Timur.

“Sekarang giliran seluruh keluarga besar PJI saya harapkan merapatkan barisan. Sampai jumpa di Samarinda. Salam PJI, Persatuan Jurnalis Indonesia. PJI Penegak Pilar Demokrasi,” pungkasnya.

Pengukuhan DPD PJI Kaltim periode 2026–2030 diharapkan tidak hanya menjadi seremoni organisasi, tetapi juga menjadi titik awal penguatan profesionalisme, solidaritas dan kontribusi jurnalis dalam mengawal dinamika pembangunan Kalimantan Timur, khususnya di tengah berkembangnya kawasan IKN. (Er)