Daerah

Dorong Peternak hingga UMKM Halal, Langkah Nyata PKK Bojonegoro Curi Perhatian

aksesadim01
7493
×

Dorong Peternak hingga UMKM Halal, Langkah Nyata PKK Bojonegoro Curi Perhatian

Sebarkan artikel ini
IMG 20260828 WA0003

BOJONEGORO – Langkah nyata terus ditunjukkan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Bojonegoro dalam mendukung percepatan program prioritas pemerintah daerah.

Hal ini terlihat saat rombongan TP PKK menyambangi Desa Gedongarum, Kecamatan Kanor, pada Kamis (27/8/2026) untuk meninjau langsung berbagai potensi lokal serta kualitas layanan publik setempat.

Dalam kunjungan lapangan tersebut, jajaran TP PKK memantau sejumlah titik strategis.

Mulai dari implementasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM), aktivitas PAUD desa, Rumah Disabilitas, hingga geliat ekonomi lokal seperti industri rumahan keripik pisang Haza Food.

Tak ketinggalan, rombongan juga meninjau peternakan ayam petelur mandiri milik Mujianto sebuah bentuk pengembangan swadaya dari program prioritas GAYATRI yang kini menampung 96 ekor ayam.

Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro, Cantika Wahono, menjelaskan bahwa ada empat fokus utama yang menjadi perhatian dalam pembinaan kali ini.

Pengembangan Mandiri Program GAYATRI: Mendorong inisiatif warga agar mampu mengandangkan dan mengelola potensi peternakan secara independen, meneruskan semangat program prioritas pimpinan daerah.

Pencegahan Stunting Secara Masif: Meski grafik kasus stunting di Bojonegoro terus melandai, penanganan tak boleh kendor.

“Harapan kita angka stunting terus ditekan, jangan sampai muncul kasus baru. Stunting ini ibarat rantai yang saling terhubung efeknya bisa merembet ke kesehatan, tingkat kecerdasan, hingga produktivitas anak di masa depan,” tegas Cantika.

Penguatan Layanan Kesehatan dan Kawasan Bebas Rokok: Mendorong optimalisasi Posyandu 6 SPM dan mengedukasi masyarakat pentingnya Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang dimulai dari lingkup terkecil, yaitu rumah tangga, demi tumbuh kembang anak yang optimal.

Eksekusi Program Berbasis Data: Menyelaraskan hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) TP PKK dengan arah pembangunan daerah melalui kerja tiap Kelompok Kerja (Pokja) yang terukur dan berbasis data valid.

Di sisi pemberdayaan ekonomi, TP PKK Bojonegoro berkomitmen mendampingi para pelaku UMKM agar mampu bersaing dan “naik kelas”.

Langkah konkrit yang disiapkan mencakup fasilitasi pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), pendaftaran merek dagang, sertifikasi halal, hingga rencana pelatihan bimbingan teknis secara berkelanjutan melalui kolaborasi lintas sektor.

Sinergi kuat antara program PKK dan arah kebijakan Pemkab Bojonegoro ini diharapkan menjadi motor penggerak terciptanya kawasan yang lebih berdaya.

“Semua langkah ini sudah selaras dengan prioritas Pemkab. Kami terus memperkuat kolaborasi agar cita-cita mewujudkan Bojonegoro yang bahagia, makmur dan membanggakan bisa segera terwujud,” tutup Cantika. (er)