LAMONGAN – Penantian panjang warga Lamongan akhirnya terjawab.
Setelah hampir dua tahun terputus, akses penghubung antar desa di Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan, kini kembali bisa dilalui berkat aksi gotong royong antara polisi dan masyarakat.
Perbaikan dilakukan melalui pembangunan jembatan darurat di Dusun Gondoroso, Desa Kreteranggon, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan, Jumat (24/04/2026).
Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolsek Sambeng, IPTU Ridwan Hariyanto, bersama anggota kepolisian, perangkat desa, dan warga setempat.
Sejak pagi, suasana penuh semangat tampak di lokasi. Warga bahu-membahu menghidupkan kembali jalur vital yang menghubungkan Desa Kreteranggon dengan Desa Selorejo, akses yang selama ini menjadi urat nadi aktivitas masyarakat.
Selama jembatan rusak, berbagai persoalan muncul. Aktivitas ekonomi warga tersendat, anak-anak kesulitan berangkat sekolah, hingga mobilitas menuju fasilitas umum menjadi berisiko, terutama saat musim hujan.
Dengan memanfaatkan kayu jati sebagai bahan utama, jembatan darurat tersebut dibangun secara swadaya.
Meski sederhana, keberadaannya langsung memberi dampak besar bagi kehidupan warga.
Kasihumas Polres Lamongan, IPDA M. Hamzaid, menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat di wilayahnya.
“Jembatan ini sangat vital bagi warga, baik untuk aktivitas pertanian, pendidikan, maupun kegiatan sehari-hari. Kehadirannya sudah lama dinantikan,” ujarnya.
Rasa syukur juga disampaikan oleh kepala dusun setempat. Ia mengungkapkan bahwa sebelumnya kondisi jembatan sangat membahayakan, terutama saat debit air meningkat.
Kini, akses yang sempat terputus telah kembali terbuka. Aktivitas warga pun mulai berjalan normal dengan rasa aman yang lebih terjamin.
Meski demikian, masyarakat masih berharap adanya pembangunan jembatan permanen agar keamanan dan kenyamanan dapat terjaga dalam jangka panjang.
Aksi ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara aparat dan masyarakat mampu menghadirkan solusi cepat dan berdampak langsung.
Bukan hanya membangun jembatan, tetapi juga menghidupkan kembali harapan warga. (fs)







