Infotaiment

Arief Januwarso Pimpin ICMI Bojonegoro, Siap Gas Program Strategis

aksesadim01
8843
×

Arief Januwarso Pimpin ICMI Bojonegoro, Siap Gas Program Strategis

Sebarkan artikel ini
IMG 20260425 WA0015

BOJONEGORO – Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (Orda) Bojonegoro yang digelar pada Sabtu (25/4/2026).

Bertempat di aula salah satu restoran di Jalan Gajah Mada, forum ini menghasilkan keputusan penting Dr. Arief Januwarso, S.Sos., M.Si resmi terpilih sebagai Ketua ICMI Orda Bojonegoro periode 2026–2031.

Pemilihan berlangsung melalui mekanisme musyawarah mufakat yang berjalan lancar, tertib, dan penuh nuansa demokratis.

Tanpa dinamika yang berarti, seluruh peserta sepakat memberikan amanah kepemimpinan kepada Dr. Arief untuk menakhodai organisasi cendekiawan muslim tersebut lima tahun ke depan.

Terpilihnya Dr. Arief diharapkan menjadi energi baru bagi ICMI Bojonegoro untuk semakin aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Peran strategis organisasi ini dinilai penting, khususnya dalam mendorong kemajuan di bidang keilmuan, sosial kemasyarakatan, hingga penguatan nilai-nilai keumatan.

Tak hanya fokus pada agenda organisasi, Musda kali ini juga dirangkai dengan kegiatan Halal Bihalal.

Momentum tersebut dimanfaatkan sebagai ajang mempererat silaturahmi antar pengurus dan anggota, sekaligus memperkuat soliditas pasca perayaan Idulfitri.

Dalam sambutan perdananya sebagai ketua terpilih, Dr. Arief Januwarso menegaskan komitmennya untuk segera menyusun struktur kepengurusan yang solid dan profesional.

Ia juga menekankan pentingnya merumuskan program kerja yang adaptif, relevan, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat Bojonegoro saat ini.

“Kami akan bergerak cepat menyusun kepengurusan dan merancang program kerja yang tidak hanya strategis, tetapi juga berdampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor sebagai kunci utama keberhasilan organisasi.

Menurutnya, sinergi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat menjadi langkah konkret dalam menghadirkan kontribusi nyata ICMI di tengah dinamika pembangunan daerah.

Ke depan, ICMI Orda Bojonegoro diharapkan tidak hanya menjadi wadah berhimpunnya para intelektual muslim, tetapi juga tampil sebagai motor penggerak perubahan menguatkan peran keilmuan sekaligus aktif dalam pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. (er)