BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro mulai mempersiapkan berbagai langkah strategis untuk memastikan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Salah satunya dengan mendirikan posko pelayanan dan monitoring angkutan Lebaran di sejumlah titik strategis.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro, Welly Fitrama, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan 92 personel Dishub serta 8 kendaraan operasional yang akan bertugas selama masa angkutan Lebaran.
Menurutnya, personel tersebut akan disebar di beberapa pos pelayanan dan pos pengamanan untuk memantau kondisi lalu lintas sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.
“Personel dan armada kami siagakan di sejumlah titik pos pelayanan dan pos pengamanan untuk memantau arus lalu lintas sekaligus membantu masyarakat selama masa mudik dan arus balik Lebaran,” jelas Welly.
Beberapa lokasi yang menjadi titik pengawasan antara lain Rest Area UPT Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) serta Pos Pantau Jalan Ahmad Yani Bojonegoro.
Di Rest Area UPT PKB, petugas Dishub akan berjaga dalam dua shift setiap hari, yakni mulai pukul 07.00 hingga 19.00 WIB, kemudian dilanjutkan shift malam pukul 19.00 hingga 07.00 WIB.
Sementara itu di Pos Pantau Jalan Ahmad Yani, petugas juga bekerja dalam dua shift, yaitu 08.00 hingga 20.00 WIB untuk shift siang dan 20.00 hingga 08.00 WIB untuk shift malam.
Selain bertugas di pos Dishub, para personel juga bergabung dalam pos pelayanan dan pengamanan terpadu bersama instansi terkait yang tersebar di beberapa wilayah strategis.
Pos terpadu tersebut berada di Pos Pengamanan Baureno, Pos Pengamanan Padangan, serta Pos Pelayanan UPT PKB yang dijaga secara bergantian selama 24 jam penuh.
Welly menambahkan, keberadaan posko pelayanan dan monitoring angkutan Lebaran ini diharapkan mampu meningkatkan keselamatan serta kenyamanan masyarakat selama perjalanan.
Dengan pemantauan lalu lintas yang lebih intensif, kondisi arus mudik maupun arus balik di wilayah Bojonegoro diharapkan tetap terkendali.
“Kami berharap dengan adanya posko pelayanan ini, arus lalu lintas selama angkutan Lebaran dapat terpantau dengan baik sehingga masyarakat yang mudik maupun yang melintas di Bojonegoro bisa merasa lebih aman dan nyaman,” pungkasnya. (er)







