BOJONEGORO – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Bojonegoro menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Bantuan Keuangan Partai Politik untuk Tahun Anggaran 2027, Selasa (27/1/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB ini berlangsung di Ruang Rapat Bakesbangpol Bojonegoro, Jalan Trunojoyo Nomor 12.
Bimtek diikuti perwakilan 11 partai politik, organisasi kemasyarakatan (ormas), Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bojonegoro.
Sejumlah pejabat dan staf Bakesbangpol turut hadir mendampingi jalannya kegiatan.
Kepala Bakesbangpol Kabupaten Bojonegoro, Mahmudi, S.Sos., M.M, menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan partai politik memiliki peran strategis dalam memperkuat pendidikan politik masyarakat.
Ia menyampaikan bahwa bantuan keuangan partai politik diberikan sebesar Rp10.000 per suara sah, berdasarkan hasil Pemilu 2024, yang diperoleh oleh 11 partai politik di Kabupaten Bojonegoro.
“Bantuan keuangan ini bukan sekedar dukungan anggaran, tetapi sarana penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan politik kepada masyarakat. Karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara benar dan bertanggung jawab,” tegas Mahmudi dalam sambutannya.
Melalui bimtek ini, Bakesbangpol berharap seluruh partai politik mampu memahami secara menyeluruh mekanisme penyaluran bantuan, tata cara penggunaan anggaran, hingga penyusunan laporan pertanggungjawaban sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Administrasi harus tertib, pengelolaan harus transparan, dan pelaporan harus akuntabel agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari, termasuk temuan saat pemeriksaan,” ujarnya.
Selain pemaparan materi teknis, kegiatan juga berlangsung interaktif. Para peserta diberi ruang untuk berdiskusi serta mengajukan berbagai pertanyaan terkait pengelolaan bantuan keuangan partai politik, mulai dari perencanaan hingga pelaporan akhir.
Dengan adanya bimtek ini, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap pengelolaan bantuan keuangan partai politik ke depan semakin profesional, tepat sasaran, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi pembangunan demokrasi dan masyarakat Bojonegoro.
(er)







