Daerah

Temuan Teknis di Jembatan Ngablak Langsung Ditindaklanjuti, Ini Penjelasan Pemkab Bojonegoro

7847
×

Temuan Teknis di Jembatan Ngablak Langsung Ditindaklanjuti, Ini Penjelasan Pemkab Bojonegoro

Sebarkan artikel ini
img 20260708 wa0026

BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro bergerak cepat menindaklanjuti berbagai masukan masyarakat terkait pembangunan Jembatan Ngablak di Desa Ngablak, Kecamatan Dander.

Melalui koordinasi lintas instansi, percepatan perbaikan langsung dilakukan pada Rabu (8/7/2026) guna memastikan jembatan tersebut memenuhi standar teknis dan aman digunakan masyarakat.

Langkah ini menjadi bukti komitmen Pemkab Bojonegoro dalam menjaga kualitas setiap proyek infrastruktur yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Pemerintah menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama sebelum fasilitas umum dioperasikan.

Jembatan Ngablak merupakan proyek yang dibangun melalui program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) Tahun Anggaran 2025 dengan nilai sekitar Rp2,14 miliar.

Infrastruktur tersebut dirancang untuk memperkuat konektivitas antar wilayah, memperlancar arus transportasi warga, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di Kecamatan Dander.

Dalam proses pelaksanaannya, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Kabupaten Bojonegoro melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pekerjaan konstruksi.

Hasil pemeriksaan menemukan beberapa aspek teknis yang perlu disempurnakan, di antaranya terkait spesifikasi material serta dimensi papan jembatan agar benar-benar sesuai dengan standar konstruksi dan ketentuan keselamatan.

Atas temuan tersebut, pemerintah daerah tidak menunggu lama.

Kecamatan Dander bersama dinas teknis segera berkoordinasi dengan pelaksana pekerjaan agar proses penyempurnaan dapat dilakukan secepat mungkin tanpa mengurangi kualitas hasil pembangunan.

Camat Dander, Teguh Wibowo, S.H., M.H., menegaskan bahwa pengawasan terhadap proyek pembangunan merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah untuk memastikan seluruh fasilitas publik aman sebelum dimanfaatkan masyarakat.

“Keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama. Karena itu, setiap catatan teknis yang ditemukan harus segera ditindaklanjuti agar jembatan benar-benar layak digunakan,” ujar Teguh Wibowo.

Ia menjelaskan telah menginstruksikan Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kecamatan Dander turun langsung ke lokasi guna mengawal proses koordinasi bersama seluruh pihak yang terlibat dalam proyek tersebut.

Menurutnya, percepatan perbaikan difokuskan pada bagian-bagian yang membutuhkan penanganan segera agar proses penyelesaian tidak berlarut-larut dan akses masyarakat dapat segera kembali normal.

“Sudah saya perintahkan Seksi PMD Kecamatan turun ke lokasi untuk berkoordinasi dengan pelaksana pekerjaan. Hari ini dilakukan percepatan perbaikan, terutama pada bagian yang bersifat darurat, sehingga jembatan nantinya bisa segera dimanfaatkan masyarakat dengan aman,” tegasnya.

Sebelumnya, pembangunan Jembatan Ngablak sempat menjadi perhatian publik dan ramai diperbincangkan di media sosial.

Banyak warga berharap proses penyelesaian segera dipercepat karena jembatan tersebut menjadi jalur penting yang menghubungkan aktivitas masyarakat sehari-hari.

Sejumlah warga bahkan mengusulkan agar akses jalan dibuka secara terbatas selama proses penyempurnaan berlangsung.

Namun, pemerintah tetap menempatkan faktor keselamatan sebagai pertimbangan utama sebelum jembatan difungsikan.

Pemkab Bojonegoro memastikan akan terus mengawal seluruh tahapan penyempurnaan hingga seluruh spesifikasi teknis terpenuhi sesuai ketentuan.

Pemerintah ingin memastikan jembatan tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga memiliki kualitas konstruksi yang kuat, aman, dan mampu digunakan dalam jangka panjang.

Dengan percepatan pekerjaan yang kini dilakukan, masyarakat berharap Jembatan Ngablak segera rampung sehingga akses transportasi kembali lancar, mobilitas warga meningkat, dan roda perekonomian di Desa Ngablak serta wilayah sekitarnya dapat kembali bergerak lebih optimal. (er)