BOJONEGORO — Semangat kepedulian terhadap sesama kembali diwujudkan melalui kegiatan donor darah.
Kali ini, layanan kemanusiaan yang digelar di Puskesmas Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (1/9/2026), berhasil menghimpun 47 kantong darah.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga ketersediaan stok darah untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan, sekaligus mendorong semakin banyak masyarakat untuk menjadi pendonor sukarela.
Ketua PMI Kabupaten Bojonegoro, Ninik Susmiati, turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Ia menyampaikan apresiasi kepada jajaran Puskesmas Padangan serta seluruh pihak yang ikut mendukung terlaksananya pelayanan donor darah.
Menurut Ninik, donor darah merupakan aksi sederhana yang memiliki dampak besar.
Darah yang disumbangkan masyarakat dapat menjadi bagian penting dalam membantu pasien yang membutuhkan transfusi.
“Setiap tetes darah yang disumbangkan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan,” ujarnya.
Dia berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin di berbagai wilayah.
Kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darah secara sukarela, kata dia, menjadi salah satu kunci dalam menjaga ketersediaan darah di Kabupaten Bojonegoro.
“Semakin banyak masyarakat yang sadar dan rutin mendonorkan darah, tentu akan semakin membantu dalam menjaga ketersediaan darah untuk kebutuhan pelayanan kesehatan di Bojonegoro,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Bojonegoro, dr. Imam Sutrisno, mengatakan kegiatan donor darah di Puskesmas Padangan menghasilkan 47 kantong darah.
Dia menilai jumlah tersebut mencerminkan kepedulian masyarakat terhadap kebutuhan darah.
Seluruh darah yang terkumpul selanjutnya akan menjalani pemeriksaan dan pengolahan sesuai prosedur sebelum dimanfaatkan untuk membantu pasien yang membutuhkan transfusi.
“Dalam kegiatan pelayanan donor darah di Puskesmas Padangan ini kami memperoleh 47 kantong darah. Kami mengapresiasi para pendonor dan seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini,” jelasnya.
PMI Kabupaten Bojonegoro terus mengajak masyarakat berpartisipasi dalam kegiatan donor darah.
Selain menjadi aksi sosial, donor darah juga merupakan bentuk nyata kepedulian untuk membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat yang sedang menjalani pelayanan kesehatan.
Dengan semakin banyaknya pendonor sukarela, ketersediaan darah di Bojonegoro diharapkan tetap terjaga sehingga kebutuhan pasien dapat ditangani dengan lebih baik. (er)







