Peristiwa

Gudang Selep di Kanor Bojonegoro Dibobol, Dua Pelaku Asal Tuban Tertangkap

aksesadim01
8835
×

Gudang Selep di Kanor Bojonegoro Dibobol, Dua Pelaku Asal Tuban Tertangkap

Sebarkan artikel ini
IMG 20260419 WA0054

BOJONEGORO – Upaya pencurian di sebuah gudang selep kosong di Desa Temu, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, berhasil digagalkan berkat kesigapan warga dan aparat kepolisian, Minggu (19/4/2026) dini hari.

Peristiwa menggemparkan di wilayah Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro ini terjadi sekitar pukul 03.30 WIB dan langsung dilaporkan ke pihak kepolisian dua jam kemudian, tepatnya pukul 05.30 WIB.

Mendapat laporan tersebut, jajaran Polsek Kanor, Polres Bojonegoro, bergerak cepat menuju lokasi kejadian.

Kapolsek Kanor AKP Slamet Hariyanto mengungkapkan, saat petugas tiba di tempat kejadian perkara (TKP), kondisi gudang dalam keadaan kosong namun ditemukan tanda-tanda pembobolan.

“Tembok bagian belakang sebelah kiri gudang sudah dalam kondisi jebol. Di sekitar lokasi juga ditemukan material tembaga yang diduga hendak dibawa kabur oleh pelaku,” jelasnya.

Meski sempat tidak menemukan pelaku di dalam gudang, petugas bersama warga menduga para pelaku masih bersembunyi di sekitar lokasi.

Penyisiran pun langsung dilakukan secara intensif, hasilnya, dua orang pelaku berhasil diamankan di area gudang, sementara satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri dan kini masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

Dua pelaku yang diamankan masing-masing berinisial WS (57), warga Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, dan DM (52), juga warga Merakurak, Tuban.

WS ditemukan dalam kondisi tidak bisa berjalan setelah diduga terjatuh dari atas cerobong gudang, hingga mengalami cedera serius pada bagian punggung.

Ia kemudian dilarikan ke RSUD Bojonegoro untuk mendapatkan penanganan medis.

Sementara itu, pelaku lainnya, DM, langsung diamankan dan dibawa ke Satreskrim Polres Bojonegoro untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Adapun satu pelaku yang berhasil kabur diketahui berinisial SS (52), warga Kabupaten Tuban, yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Dari lokasi kejadian, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa tas berisi peralatan yang diduga digunakan untuk membobol gudang, serta material tembaga yang diduga hasil curian.

Kapolsek Kanor menegaskan, kepolisian masih terus melakukan pengembangan kasus untuk memburu pelaku yang melarikan diri sekaligus mengungkap kemungkinan keterlibatan jaringan lain.

“Kasus ini masih dalami. Kami juga menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor jika mengetahui informasi terkait pelaku yang masih buron,” pungkasnya, AKP Slamet Hariyanto. (Er)