Infotaiment

Bojonegoro Optimistis Raih Hasil Positif Revalidasi UNESCO

aksesadim01
6445
×

Bojonegoro Optimistis Raih Hasil Positif Revalidasi UNESCO

Sebarkan artikel ini
img 20260801 wa0012

BOJONEGORO – Rangkaian asesmen lapangan dan revalidasi UNESCO Global Geopark (UGGp) di Kabupaten Bojonegoro resmi berakhir, Jumat (31/7/2026).

Menjelang kepulangan, tim asesor UNESCO menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, pengelola geopark, serta masyarakat yang dinilai menunjukkan komitmen kuat dalam mengembangkan Geopark Bojonegoro sesuai standar internasional.

Selama empat hari berada di Bojonegoro, tim asesor yang dipimpin Mr. Andreas Schuller melakukan verifikasi langsung ke sejumlah geosite, biosite, dan cultural site.

Selain meninjau kondisi lapangan, mereka juga memeriksa dokumen pendukung serta berdiskusi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memperoleh gambaran utuh mengenai tata kelola Geopark Bojonegoro.

Dalam penyampaiannya, Andreas Schuller menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian penting dari proses revalidasi UNESCO.

Seluruh hasil pengamatan di lapangan, evaluasi dokumen, hingga informasi yang diperoleh selama kunjungan akan dirangkum dalam sebuah laporan resmi yang selanjutnya menjadi bahan pertimbangan Dewan UNESCO dalam menentukan hasil revalidasi Geopark Bojonegoro.

Ia menegaskan, laporan tersebut akan disusun secara profesional, objektif, dan berdasarkan fakta yang ditemukan selama proses asesmen berlangsung.

Tak hanya itu, Andreas juga mengaku terkesan dengan potensi yang dimiliki Bojonegoro.

Menurutnya, daerah ini tidak hanya kaya akan warisan geologi, tetapi juga memiliki keanekaragaman hayati serta kekayaan budaya yang menjadi identitas kuat dalam pengembangan geopark berkelanjutan.

Selama kunjungan, tim asesor melihat secara langsung bagaimana potensi alam dipadukan dengan pelestarian budaya dan keterlibatan masyarakat.

Sinergi tersebut dinilai menjadi salah satu keunggulan yang membedakan Geopark Bojonegoro dari kawasan geopark lainnya.

Salah satu poin yang mendapat perhatian khusus adalah tingginya partisipasi masyarakat.

Andreas menilai dukungan pemerintah, komunitas lokal, pelaku usaha, akademisi, hingga berbagai pemangku kepentingan menunjukkan semangat kolaborasi yang sangat baik dalam menjaga sekaligus mengembangkan kawasan geopark.

Meski memberikan apresiasi, tim asesor juga menyampaikan sejumlah rekomendasi sebagai bahan evaluasi dan penyempurnaan.

Masukan tersebut diharapkan menjadi bekal bagi Bojonegoro untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan geopark agar semakin memenuhi standar UNESCO Global Geopark.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyampaikan terima kasih atas seluruh masukan yang diberikan tim asesor.

Menurutnya, setiap rekomendasi akan menjadi bahan evaluasi penting untuk memperkuat tata kelola Geopark Bojonegoro ke depan.

“Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berkomitmen terus meningkatkan kualitas pengelolaan Geopark Bojonegoro agar mampu memenuhi standar global sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik dari sisi ekonomi, sosial, pendidikan, maupun pelestarian lingkungan,” tegasnya.

Di penghujung kunjungan, tim asesor UNESCO juga menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan seluruh pihak selama proses revalidasi berlangsung.

Mereka berharap laporan hasil asesmen dapat menjadi bahan pertimbangan terbaik bagi Dewan UNESCO dalam menetapkan keputusan terhadap status Geopark Bojonegoro.

Kini, harapan besar masyarakat Bojonegoro tertuju pada hasil akhir revalidasi.

Dengan dukungan pemerintah, partisipasi masyarakat, serta kekayaan geologi, hayati, dan budaya yang dimiliki, Bojonegoro optimistis mampu mempertahankan bahkan memperkuat posisinya sebagai bagian dari jaringan UNESCO Global Geopark dunia. (Pro/er)