BOJONEGORO — Gelombang penertiban besar-besaran tengah melanda industri hiburan malam di Kabupaten Bojonegoro.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro bergerak cepat menggelar inspeksi mendadak (sidak) maraton ke sejumlah tempat hiburan, terutama lokasi karaoke, guna memastikan kelengkapan izin operasional dan standar kesehatan para pekerja.
Langkah tegas ini diambil demi mewujudkan ruang hiburan malam yang tertib, aman, kondusif, sekaligus melindungi masyarakat luas.
Salah satu titik yang disambangi tim gabungan adalah D’Queen Karaoke, Cafe & Resto pada Jumat (28/8/2026).
Penertiban di lokasi ini menjadi awal dari rangkaian operasi penyisiran menyeluruh yang akan menyasar seluruh tempat karaoke aktif di wilayah Bojonegoro.
Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, menegaskan bahwa Pemkab tidak akan tebang pilih.
Seluruh tempat hiburan malam bakal digeledah secara bertahap tanpa terkecuali.
Fokus utamanya mencakup keabsahan serta masa berlaku dokumen perizinan usaha.
Selain legalitas administrasi, pemeriksaan kesehatan para pemandu lagu atau Lady Companion (LC) menjadi sorotan utama.
Langkah preventif berupa pengambilan sampel medis dilakukan oleh tenaga kesehatan profesional sesuai dengan prosedur baku.
“Hasil tes kesehatan ini bakal jadi acuan instansi terkait untuk menentukan tindakan berikutnya. Semua proses wajib berjalan profesional, objektif, dan tetap menjaga kerahasiaan data medis para pekerja,” ujar Nurul Azizah.
Sementara, Kepala Satpol PP Kabupaten Bojonegoro, Laela Nor Aeny, SE., MM., menegaskan bahwa pengawasan akan terus bergulir ke lokasi lain, termasuk Cafe Adelia.
Pemeriksaan menyeluruh akan melingkupi kelengkapan izin operasional hingga kepatuhan aturan daerah.
Usaha yang terbukti membandel atau beroperasi tanpa izin siap-siap menerima sanksi bertahap mulai dari teguran tertulis hingga penutupan paksa operasional usaha.
Di sisi lain, Pemkab menekankan bahwa tes kesehatan ini murni bentuk deteksi dini dan sarana edukasi, bukan untuk menciptakan stigma negatif.
Masyarakat dihimbau tidak berasumsi liar terkait isu kesehatan yang beredar sebelum ada rilis resmi dari otoritas medis.
Langkah responsif Pemkab Bojonegoro mendapat sambutan hangat dari pihak manajemen D’Queen Karaoke, Cafe & Resto.
Mereka menilai sidak ini sebagai bentuk pembinaan yang konstruktif bagi para pelaku usaha.
“Kami menyambut baik dan berterima kasih atas sidak dari Pemkab Bojonegoro. Ini membantu kami memastikan bahwa operasional D’Queen berjalan sesuai aturan, baik izin maupun standar kesehatan. Kami siap mendukung penuh menciptakan tempat hiburan yang aman dan nyaman,” ungkap perwakilan manajemen.
Melalui penertiban berkala ini, Pemkab Bojonegoro berharap seluruh pemilik usaha hiburan makin patuh aturan dan mampu memberikan layanan yang amanah serta bertanggung jawab. (er)







