Peristiwa

Ngemplak Baureno Bojonegoro Kembali Makan Korban, Pengemudi Pikap Tewas

aksesadim01
9834
×

Ngemplak Baureno Bojonegoro Kembali Makan Korban, Pengemudi Pikap Tewas

Sebarkan artikel ini
IMG 20260819 WA0036

BOJONEGORO — Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan raya turut Desa Ngemplak, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (19/8/2026).

Insiden tersebut sempat menyebabkan arus lalu lintas tersendat dan menelan satu korban jiwa.

Petugas Polsek Baureno yang mendapat informasi kecelakaan langsung bergerak menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan penanganan serta mengurai kemacetan.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Agus Dwi Mulyono, warga Desa Bambangan, Kecamatan Mangunharjo, Kabupaten Madiun.

Sementara pengemudi truk, Slamet, mengalami sejumlah luka dan harus mendapatkan perawatan medis.

Berdasarkan keterangan saksi, kecelakaan bermula ketika kendaraan pikap bernomor polisi S 8103 JM yang dikemudikan Agus Dwi Mulyono melaju dari arah barat menuju timur.

Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut diduga oleng ke kanan hingga masuk ke jalur berlawanan.

Pada saat bersamaan, dari arah timur menuju barat melaju truk bernomor polisi S 8034 AL yang dikemudikan Slamet.

Tabrakan kedua kendaraan pun tak dapat dihindarkan.

Akibat kecelakaan tersebut, Agus Dwi Mulyono meninggal dunia di lokasi.

Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Karangkembang Babat, Lamongan.

Sedangkan Slamet mengalami patah tulang paha kanan dan bahu kanan.

Korban sempat mendapat penanganan di Puskesmas Baureno sebelum dirujuk ke RSUD Bojonegoro.

Kapolsek Baureno AKP H. Sholeh, SH. mengungkapkan, ruas jalan mulai dari kawasan Pasar Baureno ke arah barat hingga Perempatan Pohwates merupakan salah satu titik yang cukup sering terjadi kecelakaan.

Menurutnya, sejumlah kecelakaan di jalur tersebut bahkan berujung pada korban meninggal dunia di lokasi.

“Dari data kami, memang dari arah Pasar Baureno ke barat sampai Perempatan Pohwates sering terjadi kecelakaan dan ada korban yang meninggal dunia di tempat,” ujar AKP H. Sholeh.

Ia pun mengingatkan seluruh pengguna jalan agar tidak mengabaikan faktor keselamatan saat berkendara.

Kapolsek berpesan agar pengendara membiasakan diri berdoa sebelum perjalanan, memastikan kondisi kendaraan layak digunakan, serta menjaga konsentrasi selama berada di jalan.

“Kalau kondisi tubuh kurang fit atau mengantuk saat perjalanan, sebaiknya berhenti dan beristirahat terlebih dahulu. Keselamatan berkendara itu sangat penting. Jangan sampai kelalaian kita membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” tegasnya.

Kecelakaan tersebut kembali menjadi pengingat bagi pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di jalur yang rawan kecelakaan. (Er)