LAMONGAN – Aparat Satpolairud Polres Lamongan bergerak cepat setelah menerima laporan hilang kontak Kapal Motor Nelayan (KMN) ENTOK yang hingga kini belum kembali dari aktivitas melaut di wilayah Perairan Kangean, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.
Laporan tersebut diterima pada Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 14.30 WIB dari Ketua Rukun Nelayan Desa Blimbing, Nurwakit, bersama pemilik kapal, Andik.
Keduanya melaporkan bahwa KMN ENTOK yang berangkat mencari ikan belum kembali ke Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Brondong dan tidak dapat dihubungi.
Berdasarkan data yang diterima, kapal tersebut dinakhodai S dengan membawa 19 anak buah kapal (ABK). KMN ENTOK diketahui berlayar dari Pelabuhan PPN Brondong menuju daerah penangkapan ikan di sekitar Perairan Pulau Kangean.
Dalam kondisi normal, kapal nelayan tersebut biasanya kembali ke pelabuhan setelah sekitar 18 hari melaut.
Hingga laporan diterima, kapal beserta seluruh awaknya belum diketahui keberadaannya sehingga memicu upaya pencarian secara intensif.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kasatpolairud Polres Lamongan AKP Guntur bersama personel langsung menjalin koordinasi dengan Satpolairud Polres Sumenep, KSOP Tanjung Pakis, serta Syahbandar PPN Brondong.
Langkah ini dilakukan untuk mempercepat pencarian sekaligus memperluas pemantauan di kawasan perairan yang diduga menjadi lokasi keberadaan kapal.
Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd menjelaskan, sejak laporan diterima, jajaran kepolisian langsung membangun sinergi dengan berbagai instansi maritim agar proses pencarian dapat berlangsung lebih efektif.
“Begitu menerima laporan dari pihak pemilik kapal, Kasatpolairud Polres Lamongan AKP Guntur langsung berkoordinasi dengan Satpolairud Polres Sumenep, KSOP Tanjung Pakis, dan Syahbandar PPN Brondong. Sinergi ini dilakukan agar proses pencarian dapat berjalan secara maksimal,” ujarnya.
Selain mengerahkan koordinasi lintas instansi, Polres Lamongan juga mengajak para nelayan dan kapal yang sedang beraktivitas di sekitar Perairan Kangean untuk turut membantu memberikan informasi apabila melihat atau mengetahui keberadaan KMN ENTOK.
Partisipasi masyarakat dinilai sangat penting guna mempercepat proses pencarian sehingga kapal beserta seluruh awaknya dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.
Hingga saat ini, Polres Lamongan memastikan proses pencarian masih terus berlangsung. Koordinasi dengan seluruh pihak terkait juga terus diperkuat sambil memantau setiap perkembangan informasi di lapangan. (fs)







