TNI/POLRI

Polisi Bertindak Tegas, Rombongan Pesilat Liar Dicegat di Deket Lamongan

aksesadim01
9845
×

Polisi Bertindak Tegas, Rombongan Pesilat Liar Dicegat di Deket Lamongan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260617 WA0034

LAMONGAN – Komitmen Polres Lamongan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat kembali ditunjukkan melalui operasi penyekatan di wilayah perbatasan Lamongan-Gresik.

Langkah tegas ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas menjelang agenda pengesahan anggota baru salah satu perguruan silat yang berlangsung di wilayah Surabaya dan Gresik.

Operasi digelar pada Selasa malam (16/6/2026) di kawasan Tugu Paduraksa, Desa Pandanpancur, Kecamatan Deket.

Lokasi tersebut menjadi salah satu jalur utama yang menghubungkan Kabupaten Lamongan dengan Kabupaten Gresik sehingga dinilai strategis untuk mengawasi pergerakan massa.

Kegiatan penyekatan dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Lamongan, Kompol Budi Santoso, S.H., bersama personel gabungan dari Polres Lamongan dan Polres Gresik.

Dalam operasi tersebut, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kendaraan yang melintas, mulai dari identitas pengendara hingga barang bawaan.

Dari hasil pemeriksaan, polisi mengamankan 12 orang yang diduga merupakan rombongan penggembira yang hendak mengikuti pergerakan massa.

Mereka kemudian dibawa ke Polres Lamongan untuk menjalani pendataan, pemeriksaan, serta pembinaan lebih lanjut.

Kasihumas Polres Lamongan, IPDA M. Hamzaid, S.Pd., menjelaskan bahwa sejumlah orang yang diamankan diketahui membawa atribut perguruan silat.

Selain itu, beberapa kendaraan yang digunakan juga ditemukan tidak memenuhi ketentuan lalu lintas yang berlaku.

“Langkah ini merupakan upaya preventif untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas sekaligus memastikan kegiatan masyarakat berjalan aman dan tertib,” ujar IPDA Hamzaid.

Tak hanya mengamankan rombongan penggembira, petugas juga menindak 12 unit sepeda motor yang terbukti melanggar spesifikasi teknis kendaraan.

Penindakan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menciptakan ketertiban berlalu lintas sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan di jalan raya.

Seluruh pihak yang terjaring dalam operasi tersebut menjalani proses pendataan dan pembinaan di Mapolres Lamongan.

Kepolisian berharap langkah ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas yang berpotensi menimbulkan kerawanan sosial maupun konflik di lingkungan sekitar.

Polres Lamongan menegaskan pengawasan akan terus diperketat selama rangkaian kegiatan pengesahan anggota baru perguruan silat berlangsung.

Razia, patroli, hingga penegakan hukum akan dilakukan secara terukur guna memastikan situasi keamanan tetap kondusif.

Kepolisian juga mengajak seluruh anggota maupun simpatisan perguruan silat untuk bersama-sama menjaga ketertiban, menaati aturan yang berlaku, dan mengedepankan sikap dewasa dalam setiap kegiatan.

Dengan dukungan masyarakat, diharapkan seluruh agenda yang berlangsung dapat berjalan aman, tertib, dan tidak mengganggu kenyamanan publik maupun stabilitas keamanan daerah. (Fs)