TNI/POLRI

Koperasi Desa Merah Putih Siap Beroperasi, Kodim Lamongan Matangkan SDM

aksesadim01
7847
×

Koperasi Desa Merah Putih Siap Beroperasi, Kodim Lamongan Matangkan SDM

Sebarkan artikel ini
IMG 20260511 WA0018

LAMONGAN – Langkah memperkuat ketahanan pangan dan menggerakkan ekonomi desa terus dipacu Kodim 0812/Lamongan bersama PT Agrinas Pangan Nusantara.

Menjelang peluncuran 90 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), ratusan calon pengelola koperasi mulai digembleng melalui pelatihan intensif yang digelar secara offline, Senin (11/5/2026).

Pelatihan tersebut menjadi tahapan akhir sebelum seluruh KDKMP resmi beroperasi di berbagai wilayah Kabupaten Lamongan.

Sebanyak 180 peserta dari 90 titik KDKMP mengikuti kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu.

Untuk memaksimalkan efektivitas pembelajaran, pelatihan dibagi di dua lokasi berbeda, yakni di KDKMP Sidorejo Kecamatan Deket dan KDKMP Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Lamongan Kota.
Suasana pelatihan berlangsung penuh semangat.

Para peserta mendapatkan pembekalan langsung dari Supervisor PT Agrinas Pangan Nusantara, Arnold, terkait pengelolaan koperasi modern berbasis integrasi pangan desa.

Materi yang diberikan mencakup tata kelola operasional koperasi, sistem pelayanan, manajemen distribusi pangan, hingga strategi membangun koperasi yang profesional dan berkelanjutan.

Arnold menegaskan, pelatihan ini dirancang untuk mencetak sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan pengelolaan koperasi modern di tingkat desa.

“Kami ingin seluruh peserta memahami sistem kerja dan integrasi pangan yang dijalankan PT Agrinas Nusantara. Harapannya, KDKMP mampu berjalan mandiri, profesional, dan benar-benar menjadi solusi kebutuhan pangan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Dandim 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo membuka langsung kegiatan tersebut.

Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya integritas, loyalitas, dan semangat pengabdian dalam menjalankan program strategis berbasis kerakyatan tersebut.

Menurut Dandim, keberadaan KDKMP bukan sekedar koperasi biasa, melainkan bagian dari gerakan besar untuk memperkuat ekonomi masyarakat desa sekaligus menjaga stabilitas pangan nasional dari tingkat bawah.

“KDKMP adalah ujung tombak penguatan ekonomi rakyat dan ketahanan pangan desa. Karena itu saya berharap seluruh peserta benar-benar serius mengikuti pelatihan ini agar mampu menjalankan tugas dengan baik saat koperasi mulai beroperasi,” tegasnya.

Ia menambahkan, kehadiran KDKMP diharapkan mampu memangkas rantai distribusi pangan yang selama ini dinilai terlalu panjang.

Dengan sistem distribusi yang lebih efektif, harga kebutuhan pokok diharapkan menjadi lebih terjangkau bagi masyarakat, sementara kesejahteraan petani desa juga meningkat.

Kolaborasi antara TNI melalui jajaran Babinsa bersama PT Agrinas Pangan Nusantara dinilai menjadi bentuk nyata sinergi lintas sektor dalam mendorong kemandirian pangan nasional berbasis masyarakat desa.

Dengan persiapan SDM yang semakin matang, 90 KDKMP di Lamongan diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa sekaligus model penguatan ketahanan pangan yang berkelanjutan di Jawa Timur. (Fs)