Politik

Dari Wajah Lama Hingga Pendatang Baru, Ini Lima Calon Ketua PKB Bojonegoro

aksesadim01
7840
×

Dari Wajah Lama Hingga Pendatang Baru, Ini Lima Calon Ketua PKB Bojonegoro

Sebarkan artikel ini
IMG 20260405 WA0046

BOJONEGORO – Dinamika politik internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bojonegoro mulai memanas.

Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar di Hotel Dewarna pada Sabtu (4/4/2026) resmi mengerucutkan lima nama sebagai bakal calon (balon) Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Bojonegoro untuk periode 2026–2031.

Penetapan lima kandidat ini merupakan hasil usulan peserta Muscab yang mencerminkan kombinasi antara figur berpengalaman dan energi baru di tubuh partai.

Dari lima nama tersebut, tiga di antaranya merupakan tokoh lama yang sudah malang melintang di dunia politik PKB Bojonegoro, sementara dua lainnya hadir sebagai wajah baru yang siap meramaikan bursa.

Nama pertama adalah Fauzan Fuadi, yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPC PKB Bojonegoro sekaligus anggota DPRD Jawa Timur.

Sosoknya dikenal memiliki pengalaman organisasi dan jaringan politik yang kuat.

Kemudian ada Abdulloh Umar, Sekretaris DPC PKB Bojonegoro yang kini juga menjabat sebagai Ketua DPRD Bojonegoro.

Perannya selama ini dinilai cukup strategis dalam mengawal kebijakan politik di tingkat daerah.

Tak ketinggalan, Imam Sholikin, mantan Ketua DPRD Bojonegoro, yang kembali masuk dalam bursa calon.

Pengalamannya di legislatif menjadi salah satu modal penting dalam kontestasi ini.

Sementara itu, dua nama baru turut mencuri perhatian, Mustakim, yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua PC GP Ansor Bojonegoro periode 2020–2024, hadir membawa semangat generasi muda dan basis kader yang solid.

Selain itu, ada Alfiyatul Muniroh yang juga masuk dalam daftar kandidat.

Kehadirannya menambah warna baru sekaligus membuka peluang representasi yang lebih luas dalam kepemimpinan PKB Bojonegoro ke depan.

Dengan munculnya lima nama ini, persaingan menuju kursi Ketua DPC PKB Bojonegoro diprediksi akan berlangsung dinamis.

Setiap kandidat memiliki latar belakang, pengalaman, serta basis dukungan yang berbeda.

Muscab kali ini tidak hanya menjadi ajang pemilihan, tetapi juga momentum penting bagi PKB Bojonegoro untuk menentukan arah dan strategi politik lima tahun ke depan.

Semua mata kini tertuju pada siapa yang nantinya akan mendapat mandat memimpin partai berlambang bola dunia tersebut di tingkat kabupaten. (er)