LAMONGAN – Momentum Ramadhan dimanfaatkan jajaran Polres Lamongan untuk mempererat hubungan dengan kalangan mahasiswa.
Suasana hangat penuh kebersamaan terasa di Rupatama Tatag Trawang Tungga, Kamis (26/2/2026) sore, saat aparat kepolisian dan mahasiswa duduk satu meja dalam agenda buka puasa bersama.
Kegiatan yang dimulai pukul 17.00 WIB itu mengusung tema “Dengan Semangat Ramadhan, Membangun Ukhuwah Islamiah Guna Menjaga Kamtibmas Kabupaten Lamongan yang Aman dan Kondusif.”
Lebih dari sekedar berbuka puasa, pertemuan ini menjadi forum dialog terbuka antara kepolisian dan generasi intelektual daerah.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlur Rahman, Wakapolres Lamongan, jajaran Pejabat Utama (PJU), Perwira Unit Sat Intelkam, serta Perwira Unit Sat Binmas.
Dalam sambutannya, Wakapolres Lamongan menyampaikan permohonan maaf karena Kapolres baru dapat hadir setelah pelaksanaan salat Maghrib.
Ia mengapresiasi kehadiran mahasiswa yang dinilainya sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas sosial.
“Mahasiswa adalah agen perubahan sekaligus kontrol sosial. Kami membuka ruang dialog dan menerima kritik serta saran demi perbaikan institusi,” ujarnya.
Ia menegaskan, Polres Lamongan selama ini menjalankan tugas sesuai prosedur dan mengedepankan pendekatan profesional.
Menurutnya, keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi tanggung jawab bersama.
“Jika menemukan situasi mencurigakan atau membutuhkan bantuan, masyarakat bisa menghubungi layanan 110 sebagai bentuk kehadiran Polri,” tambahnya.
Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlur Rahman dalam arahannya mengajak mahasiswa untuk tetap kritis namun tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi.
Dia menekankan pentingnya menjaga ruang publik yang sehat melalui komunikasi dan dialog.
“Mari kita rawat kondusivitas Lamongan bersama. Berikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Tetap kritis, namun bijak dalam menyikapi setiap informasi,” pesannya.
Kapolres juga menegaskan komitmennya memimpin dengan pendekatan profesional dan humanis.
“Selama diberi amanah di Lamongan, kami berupaya tidak mengecewakan masyarakat. Semoga Polri semakin baik dan semakin dicintai,” tutupnya.
Acara ditutup dengan buka puasa bersama dan dialog interaktif yang berlangsung penuh keakraban.
Pertemuan ini menjadi simbol sinergi antara kepolisian dan mahasiswa dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya di bulan suci Ramadhan yang sarat nilai persatuan dan kepedulian sosial. (fs)







