LAMONGAN – Halaman Mapolres Lamongan, Senin pagi (4/5/2026), berubah menjadi panggung apresiasi.
Dalam rentang waktu sekitar satu jam, suasana apel rutin bertransformasi menjadi momen penghargaan bagi personel berprestasi yang dinilai telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas.
Upacara penghargaan tersebut dipimpin langsung Kapolres Lamongan, AKBP Arif Fazlurrahman.
Seluruh jajaran hadir, menyaksikan pemberian reward yang bukan hanya seremoni, melainkan bagian dari sistem penilaian kinerja yang ditegaskan harus berjalan konsisten dan objektif.
Dalam amanatnya, Kapolres Lamongan menekankan pentingnya bekerja dengan ketulusan, bukan sekadar mengejar pengakuan.
“Bekerjalah dengan ikhlas. Jangan berorientasi pada pujian, tapi pada tanggung jawab menjaga kehormatan institusi,” tegasnya.
Capaian kinerja yang ditampilkan pun tak main-main. Sepanjang triwulan pertama 2026, Satreskrim Polres Lamongan berhasil menyelesaikan 501 dari total 528 perkara.
Persentase penyelesaian mencapai 94,86 persen, menempatkan Polres Lamongan di posisi kedua terbaik di jajaran Polda Jawa Timur.
Tak hanya angka, hasil kerja itu tercermin dari pengungkapan 86 tempat kejadian perkara (TKP), mulai dari kasus pencurian kendaraan bermotor, pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, hingga kasus pengeroyokan dan penipuan emas palsu.
Di sisi lain, Satresnarkoba juga menunjukkan kinerja sigap dengan mengungkap 23 kasus narkotika. Barang bukti yang diamankan meliputi 26,28 gram sabu dan 200 butir obat keras berbahaya.
Peran Sat Samapta pun tak kalah penting. Sepanjang periode yang sama, mereka telah melaksanakan 744 kegiatan pengamanan, membawa Polres Lamongan masuk dalam tujuh besar indeks jasa pengamanan di tingkat Polda Jatim.
Dari jajaran Polsek, Polsek Babat mendapat sorotan khusus setelah berhasil mengungkap kasus begal yang sempat viral di media sosial dalam waktu kurang dari tiga hari.
Kecepatan penanganan ini menjadi bukti respons cepat terhadap keresahan masyarakat.
Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada tiga Polsek dengan kinerja terbaik per bulan, yakni Polsek Lamongan Kota sebagai terbaik Februari 2026, Polsek Bluluk pada Maret 2026, dan Polsek Paciran untuk April 2026.
Kapolres juga mengingatkan pentingnya optimalisasi layanan darurat 110 yang menjadi garda terdepan interaksi dengan masyarakat.
“Layanan 110 adalah wajah Polri. Tidak hanya menangani tindak pidana, tapi juga persoalan sosial. Dari situlah kepercayaan publik dibangun,” ujarnya.
Menutup arahannya, Kapolres kembali menegaskan pentingnya disiplin dan kepatuhan terhadap kode etik.
Ia mengingatkan bahwa satu pelanggaran dapat berdampak besar terhadap citra institusi secara keseluruhan.
Momentum penghargaan ini menjadi penegas bahwa kinerja nyata akan selalu mendapat apresiasi.
Lebih dari itu, menjadi pemicu semangat bagi seluruh personel untuk terus memberikan pelayanan terbaik tanpa henti kepada masyarakat. (fs)







