Daerah

Budidaya Lele Jadi Andalan, Wabup Nurul Minta Warga Bojonegoro Berani Berinovasi

aksesadim01
7660
×

Budidaya Lele Jadi Andalan, Wabup Nurul Minta Warga Bojonegoro Berani Berinovasi

Sebarkan artikel ini
img 20260714 wa0054

BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi.

Salah satunya lewat Program Kolam Lele Keluarga (Kolega) yang kembali diperkuat melalui kegiatan bimbingan teknis bagi calon penerima manfaat di Balai Desa Pandantoyo, Kecamatan Temayang, Selasa (14/7/2026).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah, yang mengajak masyarakat memanfaatkan peluang besar di sektor budidaya ikan lele.

Menurutnya, program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan ketahanan pangan keluarga, tetapi juga membuka peluang usaha yang mampu menambah pendapatan masyarakat.

Dalam sambutannya, Nurul Azizah menegaskan bahwa keberhasilan Program Kolega bergantung pada semangat gotong royong, kesungguhan, dan kemampuan masyarakat dalam berinovasi.

Ia menilai permintaan pasar terhadap ikan lele, baik dalam bentuk segar maupun produk olahan, terus mengalami peningkatan sehingga menjadi peluang usaha yang sangat menjanjikan.

Karena itu, masyarakat diminta tidak hanya menjadi penerima bantuan, tetapi juga mampu berkembang menjadi pelaku usaha yang mandiri dan mampu menggerakkan ekonomi desa.

“Kami ingin masyarakat mengambil peluang ini. Jangan ragu untuk berinovasi menciptakan produk olahan lele yang unik dan bernilai jual tinggi. Pemkab Bojonegoro akan selalu hadir sebagai mitra yang siap mendukung usaha bapak dan ibu sekalian,” ujar Nurul Azizah.

Untuk mendukung keberhasilan budidaya, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro memberikan paket bantuan yang cukup lengkap kepada setiap penerima manfaat.

Masing-masing akan memperoleh tiga kolam terpal berdiameter dua meter, 3.000 ekor bibit lele, tiga buah seser, 300 kilogram pakan awal, serta tiga liter prebiotik sebagai penunjang proses pemeliharaan.

Bantuan tersebut diharapkan mampu menjadi modal awal bagi masyarakat untuk membangun usaha budidaya lele yang berkelanjutan sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.

Selain meningkatkan pendapatan warga, Program Kolega juga diproyeksikan mampu melahirkan desa-desa percontohan yang menjadi sentra produksi lele di Bojonegoro.

Dengan semakin banyak masyarakat yang terlibat, sektor perikanan diharapkan menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro juga menggandeng berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan program ini berjalan optimal, mulai dari pendampingan teknis hingga pengembangan pemasaran hasil budidaya.

Bimbingan teknis tersebut turut dihadiri Sekretaris Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro, Kepala Desa Pandantoyo, serta Sekretaris Kecamatan Temayang.

Melalui sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan para pemangku kepentingan, Program Kolega diharapkan mampu mencetak lebih banyak keluarga mandiri sekaligus memperkuat ekonomi desa berbasis budidaya perikanan. (Pro/er)