TNI/POLRI

Harum Aroma Roti Warnai TMMD 129 Bojonegoro, Peluang Usaha Baru Terbuka

aksesadim01
9757
×

Harum Aroma Roti Warnai TMMD 129 Bojonegoro, Peluang Usaha Baru Terbuka

Sebarkan artikel ini
img 20260731 wa0021

BOJONEGORO – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro tak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem.

Di balik aktivitas pembangunan jalan, rumah layak huni, hingga fasilitas umum, TMMD juga mendorong lahirnya pelaku usaha baru melalui pemberdayaan masyarakat.

Salah satu kegiatan nonfisik yang menarik perhatian adalah pelatihan pembuatan roti bagi ibu-ibu PKK Desa Kesongo yang digelar di Balai Desa, Kamis (30/7/2026).

Suasana balai desa berubah menjadi ruang belajar yang penuh semangat.

Aroma adonan roti yang sedang diproses memenuhi ruangan, sementara peserta dengan antusias mengikuti setiap tahapan pembuatan roti yang dipandu oleh narasumber dari Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S), Kristin.

Dalam pelatihan tersebut, peserta tidak hanya diajarkan resep membuat roti, tetapi juga memahami teknik memilih bahan baku berkualitas, proses fermentasi yang tepat, hingga cara menghasilkan roti dengan tekstur lembut dan cita rasa yang disukai konsumen.

Salah seorang peserta, Tari, mengaku mendapatkan banyak pengalaman baru yang sebelumnya belum pernah dipelajari.

“Selama ini kami mengira membuat roti hanya mengikuti resep. Ternyata ada banyak teknik yang harus diperhatikan agar hasilnya benar-benar enak dan layak dijual,” ujarnya.

Tak berhenti pada proses produksi, peserta juga memperoleh pembekalan mengenai strategi pemasaran, pengemasan produk, hingga pentingnya membangun identitas atau merek agar mampu bersaing di pasar.

Kristin mendorong para peserta untuk berani memulai usaha rumahan dengan memanfaatkan keterampilan yang telah diperoleh.

“Produk yang memiliki ciri khas akan lebih mudah dikenal konsumen. Jangan ragu berinovasi agar usaha bisa berkembang,” pesannya.

Komandan SSK Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, menegaskan bahwa program TMMD bukan hanya membangun sarana fisik, tetapi juga meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai kegiatan pemberdayaan.

Menurutnya, pelatihan keterampilan merupakan bagian penting dari sasaran non fisik TMMD untuk menciptakan masyarakat yang lebih mandiri secara ekonomi.

“Kami ingin masyarakat memiliki bekal keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi usaha produktif. Harapannya, ibu-ibu PKK mampu membangun UMKM baru sehingga dapat membantu meningkatkan pendapatan keluarga,” jelasnya.

Kegiatan berlangsung dalam suasana akrab. Personel Satgas TMMD dan warga tampak bekerja bersama mengolah adonan, berbagi pengalaman, serta saling memberi semangat.

Melalui pelatihan ini, TMMD ke-129 Bojonegoro kembali menunjukkan bahwa pembangunan desa bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga membangun kemampuan masyarakat agar mampu menciptakan peluang usaha secara mandiri.

Dengan bekal keterampilan yang dimiliki, para ibu PKK Desa Kesongo diharapkan mampu mengembangkan usaha roti rumahan yang berkelanjutan, membuka lapangan kerja baru, sekaligus memperkuat perekonomian keluarga dan desa. (Er)