Infotaiment

Naikkan Penjualan, Dinpora Bojonegoro Bekali UMKM Muda Skill Konten Digital

aksesadim01
5680
×

Naikkan Penjualan, Dinpora Bojonegoro Bekali UMKM Muda Skill Konten Digital

Sebarkan artikel ini
img 20260721 wa0041

BOJONEGORO – Di tengah pesatnya perkembangan dunia digital, kemampuan membuat konten kreatif menjadi salah satu modal penting bagi pelaku usaha.

Menjawab tantangan tersebut, Dinasl Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) Kabupaten Bojonegoro menggelar Workshop Upscale Video Produk bertema “Hasil Berkelas, Modal Ringkas: Rekam, Sunting, Sebar dari Ponselmu”, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Angling Dharma ini diikuti 60 wirausaha muda berusia 16 hingga 30 tahun.

Mereka dibekali keterampilan membuat video promosi berkualitas hanya dengan memanfaatkan telepon genggam, tanpa harus menggunakan peralatan produksi yang mahal.

Kepala Dinpora Kabupaten Bojonegoro, Arif Nanang Sugianto, mengatakan pemasaran digital kini menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing usaha.

Menurutnya, kemasan promosi yang menarik mampu membangun kepercayaan konsumen sekaligus memperluas jangkauan pasar.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin produk-produk lokal yang sebelumnya kurang dikenal bisa tampil lebih profesional. Dengan teknik yang tepat, promosi menjadi lebih menarik sehingga kepercayaan konsumen juga meningkat,” ujarnya.

Arif menambahkan, penguatan kapasitas wirausaha muda merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menciptakan generasi yang mandiri, inovatif, dan mampu bersaing di era ekonomi digital.

Selain memberikan pelatihan pembuatan konten, Dinpora juga terus menghadirkan berbagai program pendampingan, termasuk layanan legalitas usaha hingga penyelenggaraan bootcamp kewirausahaan.

“Kami juga menghadirkan layanan perizinan usaha agar lebih mudah diakses. Setelah workshop ini akan ada bootcamp lanjutan. Harapannya, lahir semakin banyak wirausaha muda yang menjadi kebanggaan Bojonegoro,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kepemudaan Dinpora Bojonegoro, Flora Agrishinta, menjelaskan bahwa workshop tersebut merupakan program rutin yang setiap tahun digelar untuk meningkatkan kapasitas para pelaku usaha muda.

Ia juga mengungkapkan bahwa pembawa acara kegiatan, Dhita, merupakan alumni Bootcamp Wirausaha Muda tahun 2025 yang kini telah berhasil mengembangkan usahanya dan menjadi inspirasi bagi peserta tahun ini.

Menurut Flora, seluruh peserta mendapatkan pelatihan mulai dari teknik pengambilan gambar, proses editing, hingga strategi menyusun konten promosi yang efektif agar mampu menarik perhatian calon pelanggan di media sosial.

“Melalui tema ‘Hasil Berkelas, Modal Ringkas: Rekam, Sunting, Sebar dari Ponselmu’, kami ingin menunjukkan bahwa membuat video promosi yang menarik tidak harus menggunakan kamera profesional. Ponsel yang dimiliki peserta sudah cukup untuk menghasilkan konten berkualitas,” jelasnya.

Workshop menghadirkan filmmaker Aji Kusuma Admaja sebagai narasumber yang membagikan pengalaman sekaligus teknik produksi video kreatif yang relevan dengan kebutuhan pemasaran digital saat ini.

Tak hanya itu, Dinpora juga menggandeng Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bojonegoro untuk membuka layanan legalitas usaha secara gratis bagi seluruh peserta.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu melahirkan wirausaha muda yang tidak hanya kreatif dalam memasarkan produknya, tetapi juga memiliki usaha yang legal, profesional dan siap berkembang di pasar yang semakin kompetitif.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem kewirausahaan muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Dengan bekal kemampuan membuat konten digital dan dukungan legalitas usaha, para pelaku usaha muda diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Kabupaten Bojonegoro. (er)