Peristiwa

Pencarian Korban Tenggelam di Bengawan Solo Bojonegoro, Ditemukan Meninggal pada Hari Kedua

aksesadim01
7857
×

Pencarian Korban Tenggelam di Bengawan Solo Bojonegoro, Ditemukan Meninggal pada Hari Kedua

Sebarkan artikel ini
IMG 20260624 WA0015

BOJONEGORO – Operasi pencarian terhadap seorang pemuda yang tenggelam di aliran Sungai Bengawan Solo akhirnya membuahkan hasil.

Setelah dilakukan pencarian selama dua hari oleh tim SAR gabungan, korban bernama Ahmad Alfa Roby Falahudin (18), warga Desa Kuncen, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (24/6/2026).

Korban sebelumnya dilaporkan tenggelam saat berenang bersama seorang temannya di aliran Sungai Bengawan Solo yang berada di wilayah Desa Betet, Kecamatan Kasiman, Selasa (23/6/2026) sekitar pukul 06.30 WIB.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bojonegoro, Heru Wicaksi, menjelaskan bahwa informasi kejadian diterima petugas setelah adanya laporan dari Pemerintah Desa Kuncen, Kecamatan Padangan.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh, korban diduga mengalami kelelahan dan kehabisan napas saat berenang sehingga tidak mampu menyelamatkan diri.

“Korban diduga kehabisan tenaga ketika berenang di Bengawan Solo hingga akhirnya tenggelam,” jelas Heru Wicaksi dalam keterangannya.

Setelah menerima laporan, BPBD Bojonegoro langsung mengerahkan personel ke lokasi kejadian.

Informasi pertama diterima pada pukul 07.40 WIB, kemudian tim berangkat menuju lokasi sekitar pukul 07.55 WIB dan tiba di lokasi pada pukul 08.40 WIB.

Pada hari pertama, tim SAR gabungan melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian kecelakaan air (LKK).

Namun upaya pencarian belum membuahkan hasil sehingga operasi dilanjutkan keesokan harinya.

Memasuki hari kedua pencarian, tim kembali melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai dan area yang dicurigai menjadi lokasi korban terbawa arus.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah korban ditemukan pada pukul 10.15 WIB.

Korban ditemukan sekitar 50 meter dari titik awal diduga tenggelam.

Saat ditemukan, kondisi korban sudah meninggal dunia, jenazah kemudian dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Korban diketahui bernama Ahmad Alfa Roby Falahudin, laki-laki berusia 18 tahun, warga Desa Kuncen RT 04 RW 01, Kecamatan Padangan.

Saat kejadian, korban mengenakan celana trening dengan ciri fisik berkulit sawo matang dan berambut hitam lurus.

Operasi pencarian ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya BPBD Bojonegoro, Basarnas, Satpol PP, TNI, Polri, Damkarmat, Pemerintah Desa, URC SH, ORARI, RAPI, Exsalos, serta masyarakat sekitar yang turut membantu proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup, Kalaksa BPBD Bojonegoro juga menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sungai, terutama pada lokasi yang memiliki arus cukup kuat dan berpotensi membahayakan keselamatan. (Er)