Infotaiment

Arus Balik Lebaran Mengular di Bojonegoro, Lalin Padat Tapi Masih Bergerak

aksesadim01
8630
×

Arus Balik Lebaran Mengular di Bojonegoro, Lalin Padat Tapi Masih Bergerak

Sebarkan artikel ini
IMG 20260323 WA0036

BOJONEGORO — Gelombang arus balik Lebaran mulai menunjukkan peningkatan signifikan di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Pada Senin malam (23/3/2026) sekitar pukul 20.00 WIB, kepadatan lalu lintas terpantau terjadi di Jalan Untung Suropati, salah satu jalur vital di kawasan perkotaan Bojonegoro.

Deretan kendaraan tampak mengular di sejumlah titik, khususnya di area pusat kota dan persimpangan yang menjadi simpul pergerakan masyarakat Bojonegoro.

Sepeda motor dan mobil pribadi mendominasi arus lalu lintas, diduga merupakan para pemudik yang mulai kembali ke kota asal setelah merayakan Idul Fitri di kampung halaman.

Kondisi semakin menantang lantaran hujan gerimis mengguyur wilayah tersebut.

Meski tidak deras, jalan yang basah membuat permukaan aspal licin dan jarak pandang pengendara sedikit terganggu akibat pantulan cahaya lampu kendaraan.

Situasi ini membuat sebagian besar pengendara memilih mengurangi kecepatan demi keselamatan.

Dampaknya, laju kendaraan melambat dan kepadatan pun tak terhindarkan, terutama di titik rawan seperti lampu merah, perempatan, serta kawasan pertokoan.

Meski demikian, arus lalu lintas masih terpantau bergerak dan belum sampai mengalami kemacetan total.

Kendaraan tetap melaju secara bertahap dengan kecepatan rendah hingga sedang.

Petugas lalu lintas terlihat berjaga di sejumlah titik strategis untuk mengatur arus kendaraan dan memastikan kondisi tetap terkendali.

Kehadiran mereka cukup membantu mengurai kepadatan yang terjadi di beberapa ruas jalan.

Tak hanya arus balik, meningkatnya aktivitas warga pada malam hari juga ikut menyumbang tingginya volume kendaraan.

Sejumlah masyarakat masih memanfaatkan waktu untuk bersilaturahmi, berbelanja, hingga menikmati suasana malam pasca Lebaran.

Pihak terkait pun mengingatkan para pengguna jalan agar lebih berhati-hati, terutama dalam kondisi cuaca yang kurang bersahabat.

Pengendara diminta menyalakan lampu utama, menjaga jarak aman, serta menghindari manuver berisiko di jalan licin.

Selain itu, penggunaan helm bagi pengendara roda dua dan sabuk pengaman untuk pengemudi mobil wajib dipatuhi sebagai langkah keselamatan.

Diperkirakan, puncak arus balik masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan.

Masyarakat dihimbau untuk merencanakan perjalanan dengan matang, termasuk mempertimbangkan kondisi lalu lintas dan cuaca.

Dengan sinergi antara petugas dan kesadaran pengguna jalan, diharapkan arus lalu lintas di Bojonegoro tetap aman, tertib, dan lancar meski volume kendaraan terus meningkat. (er)