Infotaiment

Festival Sandur Bojonegoro Digelar, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya

×

Festival Sandur Bojonegoro Digelar, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya

Sebarkan artikel ini

BOJONEGORO – Warga yang berencana menikmati kemeriahan Bojonegoro Bahagia Car Free Night pada Sabtu (24/10/2026) malam perlu memperhatikan pengaturan lalu lintas yang telah disiapkan pemerintah daerah.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bojonegoro akan menutup empat ruas jalan dan menyediakan sejumlah kantong parkir gratis untuk mendukung kelancaran Festival Sandur dan Pesta Rakyat.

Rekayasa lalu lintas tersebut diberlakukan untuk memberikan ruang bagi masyarakat yang ingin menikmati hiburan malam sekaligus menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran arus kendaraan di sekitar pusat kota.

Penutupan jalan dijadwalkan mulai pukul 15.30 hingga 22.00 WIB. Selama periode tersebut, masyarakat dihimbau menyesuaikan rute perjalanan dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

Empat Ruas Jalan Bojonegoro Ditutup Sementara
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro, Welly Fitrama, menjelaskan bahwa terdapat empat ruas jalan yang akan ditutup selama pelaksanaan Bojonegoro Bahagia Car Free Night.

Keempat ruas jalan tersebut meliputi, Jalan P. Mas Tumapel, Jalan Pahlawan, Jalan Hasyim Asy’ari, tepatnya di depan Masjid Agung Darussalam dan Jalan Imam Bonjol.

Penutupan sementara ini menjadi bagian dari upaya Dishub dalam mengatur pergerakan kendaraan selama kegiatan berlangsung.

Masyarakat yang hendak menuju kawasan pusat kota diharapkan memperhitungkan waktu perjalanan dan memilih jalur alternatif sesuai kondisi lalu lintas serta arahan petugas.

Dengan pengaturan tersebut, aktivitas pengunjung di lokasi acara diharapkan tidak mengganggu kelancaran lalu lintas di ruas jalan sekitarnya.

Kabar baik bagi masyarakat yang ingin menikmati Festival Sandur dan Pesta Rakyat, Dishub Bojonegoro telah menyiapkan sejumlah kantong parkir yang tersebar di beberapa ruas jalan.

Lokasi parkir tersebut disiapkan untuk mengakomodasi kendaraan pengunjung agar tidak menumpuk di sekitar lokasi kegiatan.

Berikut daftar kantong parkir yang dapat dimanfaatkan masyarakat, Jalan AKBP M. Soeroko, Jalan Imam Bonjol sisi timur, Jalan Trunojoyo, Jalan Mastrip, Jalan Hasyim Asy’ari sisi utara dan selatan, Jalan Panglima Sudirman, Jalan Pasar, Jalan KH. Mansyur.

Kepala Dishub Bojonegoro, Welly Fitrama, menegaskan bahwa seluruh kantong parkir yang telah disediakan tersebut gratis atau tidak dipungut biaya.

Masyarakat diminta memanfaatkan lokasi parkir resmi yang tersedia dan tidak ragu melaporkan apabila menemukan pungutan parkir di lokasi tersebut.

“Parkir di lokasi yang sudah disediakan gratis, tidak ada tarikan. Kalau ada tarikan, bisa lapor ke call center kami. Nanti bisa dilihat, petugas kami memakai seragam lengkap,” jelas Welly Fitrama.

Penegasan ini sekaligus menjadi pengingat agar masyarakat dapat menikmati kegiatan tanpa terbebani biaya parkir di lokasi yang telah ditetapkan Dishub.

Bojonegoro Bahagia Car Free Night diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro sebagai ruang hiburan bagi masyarakat melalui Festival Sandur dan Pesta Rakyat.

Kegiatan ini diharapkan menghadirkan suasana malam yang meriah sekaligus memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menikmati pertunjukan budaya dan hiburan rakyat di pusat kota.

Agar acara berjalan nyaman, pengunjung diimbau datang dengan memperhatikan pengaturan lalu lintas, memarkirkan kendaraan di tempat yang telah disediakan, serta mematuhi petunjuk petugas.

Masyarakat juga diharapkan tidak memaksakan kendaraan memasuki ruas jalan yang telah ditutup sementara.

Di tengah pelaksanaan Bojonegoro Bahagia Car Free Night, Dishub memastikan agenda Car Free Day (CFD) pada Minggu pagi (25/10/2026) di kawasan sekitar Alun-Alun Bojonegoro tetap dilaksanakan sesuai jadwal.

Artinya, masyarakat masih dapat menikmati kegiatan rutin akhir pekan tersebut pada Minggu pagi tanpa perubahan agenda sebagaimana yang telah disiapkan.

Kepastian ini menjadi informasi penting bagi warga yang telah merencanakan aktivitas bersama keluarga di kawasan Alun-Alun Bojonegoro.

Dishub pun menghimbau masyarakat untuk terus memperhatikan informasi pengaturan lalu lintas dan mengikuti arahan petugas demi kenyamanan bersama.

Melalui rekayasa lalu lintas, penyediaan kantong parkir gratis, serta dukungan masyarakat dalam mematuhi aturan, Bojonegoro Bahagia Car Free Night diharapkan berlangsung aman, tertib dan lancar.

Masyarakat pun dapat menikmati Festival Sandur dan Pesta Rakyat dengan lebih nyaman, sementara aktivitas lalu lintas di sekitar pusat kota tetap terkendali. (er)