BOJONEGORO – Kabar mengejutkan datang dari pendakwah kondang asal Bojonegoro, KH Anwar Zahid.
Kendaraan Toyota Alphard yang ditumpanginya mengalami kecelakaan di Jalan Raya Padangan-Ngawi, tepatnya di wilayah Desa Prangi, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Senin (10/8/2026) malam.
Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 22.45 WIB, mobil Alphard bernomor polisi S 148 AH yang membawa KH Anwar Zahid ditabrak dari belakang oleh truk trailer bernomor polisi S 9491 UH.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro, Ipda Septian Nur Pratama, menjelaskan kecelakaan bermula saat Alphard melaju dari arah Padangan menuju Ngawi.
Setibanya di kawasan Tinggang, kendaraan tersebut harus berhenti karena arus lalu lintas diberlakukan sistem buka-tutup menyusul adanya pekerjaan perbaikan jalan.
“Alphard saat itu sedang berhenti karena antrian buka-tutup akibat adanya pekerjaan perbaikan jalan,” jelas Ipda Septian, Selasa (11/8/2026).
Saat antrian kendaraan berhenti, dari arah belakang melaju sebuah truk trailer yang dikemudikan pria berinisial W.P., warga Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.
Truk tersebut kemudian menabrak Alphard yang sedang berhenti.
Polisi menduga kecelakaan terjadi akibat pengemudi trailer tidak mampu mengendalikan kendaraannya.
“Dugaan sementara pengemudi truk mengantuk sehingga tidak mampu menguasai laju kendaraannya,” ungkap Septian.
Benturan cukup keras mengakibatkan kendaraan yang ditumpangi KH Anwar Zahid mengalami kerusakan pada bagian depan dan belakang.
Namun, kecelakaan tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa maupun kondisi yang membahayakan penumpang.
“Benar, kejadian tadi malam hari senin sekitar pukul 22.40 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini,” tegas Septian.
Usai kejadian, KH Anwar Zahid bersama sopirnya sempat dievakuasi ke RSUD Padangan.
Pemeriksaan medis dilakukan untuk memastikan kondisi keduanya setelah terlibat kecelakaan.
Hasil pemeriksaan menyatakan kondisi KH Anwar Zahid stabil dan tidak memerlukan perawatan intensif.
Setelah dinyatakan dalam kondisi baik, KH Anwar Zahid bersama rombongan santrinya memilih melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.
Perjalanan tersebut dilanjutkan menggunakan kendaraan lain setelah mobil Alphard yang sebelumnya ditumpangi mengalami kerusakan akibat kecelakaan.
Hingga kini, kepolisian masih menangani peristiwa kecelakaan tersebut dan melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang terlibat. (er)







