BOJONEGORO – Komitmen mempercepat pembangunan melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro terus diperkuat lewat kolaborasi lintas sektor.
Pemerintah Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, menggelar koordinasi bersama sejumlah instansi guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan TMMD berjalan optimal, tertib dan tepat sasaran.
Pertemuan yang berlangsung pada Jumat (24/7/2026) itu dihadiri jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bojonegoro, Bagian Hukum Setda Kabupaten Bojonegoro, anggota Polsek Kedungadem, serta Komandan SSK Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo.
Koordinasi tersebut menjadi bagian penting dalam menyatukan langkah seluruh pihak yang terlibat, baik untuk mendukung pembangunan fisik maupun pelaksanaan berbagai program non fisik yang menyasar peningkatan kualitas hidup masyarakat Desa Kesongo.
Dalam pertemuan itu, berbagai aspek pelaksanaan TMMD dibahas secara menyeluruh, mulai dari penguatan koordinasi antarinstansi, kelancaran pelaksanaan kegiatan di lapangan, hingga memastikan seluruh program berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kepala Desa Kesongo, Kusnadi, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari seluruh unsur yang terlibat dalam pelaksanaan TMMD.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan desa tidak bisa dilakukan oleh satu pihak, tetapi membutuhkan kerja sama yang solid dari berbagai elemen.
“Kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, Satpol PP, kepolisian, dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan TMMD. Sinergi ini tidak hanya mempercepat pembangunan infrastruktur, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat Desa Kesongo,” ujar Kusnadi.
Sementara itu, Komandan SSK Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, menegaskan bahwa TMMD merupakan program yang mengedepankan kebersamaan dalam membangun desa.
Menurutnya, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari rampungnya sasaran fisik, tetapi juga dari kuatnya koordinasi dan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, pemerintah desa, serta masyarakat.
“TMMD menjadi momentum memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik, setiap tantangan di lapangan dapat diselesaikan bersama sehingga manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.
Melalui sinergi lintas sektor yang terus diperkuat, pelaksanaan TMMD ke-129 di Desa Kesongo diharapkan berjalan sesuai target, mempercepat pembangunan desa, sekaligus menjadi penggerak peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bojonegoro. (Er)







