TNI/POLRI

Spektakuler, Tari Api Kayangan Buka TMMD 129 Bojonegoro

aksesadim01
6562
×

Spektakuler, Tari Api Kayangan Buka TMMD 129 Bojonegoro

Sebarkan artikel ini
img 20260716 wa0012

BOJONEGORO – Pembukaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (15/7/2026), berlangsung meriah dan penuh semangat.

Tak hanya menjadi penanda dimulainya program pembangunan terpadu, upacara ini juga menghadirkan pertunjukan seni budaya yang memikat perhatian masyarakat.

Sorotan utama dalam pembukaan TMMD kali ini adalah penampilan Tari Api Kayangan, tarian khas Bojonegoro yang dibawakan para penari binaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro.

Pertunjukan yang digelar di Lapangan Desa Mlideg itu sukses menciptakan atmosfer megah sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada para tamu undangan.

Gerakan para penari yang energik, dipadukan dengan alunan musik tradisional, membuat suasana upacara semakin hidup.

Tepuk tangan dan decak kagum terus mengiringi setiap penampilan yang disuguhkan.

Kemeriahan acara semakin terasa dengan hadirnya Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Komandan Kodim 0813 Bojonegoro sekaligus Dansatgas TMMD Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, jajaran Forkopimda, kepala OPD, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang memadati lokasi kegiatan.

Salah seorang penari, Heni, siswi kelas IX SMP Negeri 3 Kedungadem, mengaku bangga dapat menjadi bagian dari pembukaan TMMD ke-129.

Baginya, tampil di hadapan para pejabat daerah, prajurit TNI, dan masyarakat menjadi pengalaman yang sangat berharga.

“Senang sekali bisa tampil di depan Bapak Bupati, Bapak Dandim, jajaran TNI, dan tamu undangan lainnya. Ini menjadi kebanggaan bagi saya dan teman-teman karena kami bisa memperkenalkan seni budaya daerah melalui acara sebesar ini,” ujarnya.

Heni berharap kehadiran TMMD mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mempercepat pembangunan di Desa Kesongo dan wilayah Kecamatan Kedungadem.

Ia juga berharap seni budaya daerah terus dilestarikan sebagai identitas yang membanggakan masyarakat Bojonegoro.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur, tetapi juga dari keberhasilan menjaga dan mengembangkan warisan budaya agar tetap hidup di tengah masyarakat.

Sementara itu, Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, menegaskan bahwa TMMD merupakan wujud nyata kolaborasi antara TNI, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Polri dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa.

Dia menjelaskan, selama pelaksanaan TMMD akan dikerjakan berbagai sasaran fisik maupun nonfisik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kehadiran Tari Api Kayangan pada pembukaan kegiatan menjadi simbol bahwa pembangunan dapat berjalan beriringan dengan pelestarian budaya lokal.

“TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan menjaga nilai-nilai budaya yang menjadi identitas daerah,” ungkapnya.

Penampilan Tari Api Kayangan pun menuai apresiasi dari masyarakat.

Banyak warga mengabadikan momen tersebut menggunakan telepon genggam karena menganggap pertunjukan itu menjadi salah satu bagian paling menarik dalam rangkaian pembukaan TMMD ke-129.

Melalui perpaduan antara semangat gotong royong dan kekayaan budaya lokal, pembukaan TMMD ke-129 di Bojonegoro menghadirkan pesan kuat bahwa pembangunan desa tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga pada pelestarian seni budaya serta penguatan jati diri masyarakat. (er)