BOJONEGORO – Respon cepat kembali ditunjukkan prajurit Yonif TP-885/Belibis Putih saat terjadi kebakaran yang menghanguskan sebuah rumah warga di RT 09 RW 03, Dusun Tretes, Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (14/7/2026).
Begitu menerima laporan adanya kebakaran, satuan Yonif TP-885/Belibis Putih langsung mengerahkan personel beserta satu unit mobil pemadam kebakaran milik satuan menuju lokasi kejadian.
Langkah cepat tersebut dilakukan untuk membantu proses pemadaman sekaligus mencegah api merembet ke rumah-rumah di sekitar lokasi.
Setibanya di lokasi, para prajurit segera bergabung dengan petugas pemadam kebakaran, aparat keamanan, pemerintah desa, serta warga setempat.
Kolaborasi lintas sektor ini membuat proses pengendalian kobaran api berjalan lebih efektif sehingga situasi dapat segera dikendalikan.
Tak hanya fokus memadamkan api, personel Yonif TP-885 juga melaksanakan proses pendinginan di area yang terdampak guna memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Pengamanan lokasi turut dilakukan agar masyarakat tetap aman selama proses penanganan berlangsung.
Keterlibatan Yonif TP-885/Belibis Putih dalam penanganan musibah tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan Operasi Militer Selain Perang (OMSP), di mana TNI memiliki peran membantu pemerintah daerah dalam penanggulangan bencana serta memberikan perlindungan kepada masyarakat saat kondisi darurat.
Keberhasilan mengendalikan kebakaran juga tidak lepas dari sinergi yang solid antara TNI, Polri, petugas pemadam kebakaran, pemerintah desa, dan masyarakat.
Kerja sama tersebut mampu mempercepat proses pemadaman sehingga potensi kerusakan yang lebih besar dapat diminimalkan.
Melalui aksi kemanusiaan ini, Yonif TP-885/Belibis Putih kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir membantu masyarakat yang membutuhkan.
Semangat pengabdian, kepedulian, serta kemanunggalan TNI dengan rakyat terus diwujudkan dalam berbagai kegiatan, khususnya saat menghadapi situasi darurat dan bencana.
Kehadiran prajurit di tengah masyarakat diharapkan semakin memperkuat rasa aman, meningkatkan solidaritas, serta membangun ketangguhan bersama dalam menghadapi berbagai potensi bencana di Kabupaten Bojonegoro. (Er)







