BOJONEGORO – Kontingen Kecamatan Balen sukses menorehkan prestasi membanggakan dengan merebut medali emas cabang olahraga sepak bola pada Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) II Bojonegoro 2026.
Kepastian itu diraih setelah Balen tampil dominan dan mengalahkan Kecamatan Ngraho dengan skor meyakinkan 3-0 pada partai final yang berlangsung di Stadion Letjen H. Soedirman Bojonegoro, Selasa (7/7/2026) sore.
Sejak peluit awal dibunyikan, tim Kecamatan Balen langsung menunjukkan permainan agresif.
Serangan demi serangan mampu menekan lini pertahanan Ngraho hingga akhirnya memastikan kemenangan telak tanpa balas sekaligus mengamankan medali emas.
Dengan hasil tersebut, Kecamatan Ngraho harus puas membawa pulang medali perak. Sementara dua medali perunggu diberikan kepada Kecamatan Baureno dan Kecamatan Kepohbaru yang sama-sama menempati posisi ketiga.
Wakil Ketua KONI Kabupaten Bojonegoro, Tonny Ade Irawan, menjelaskan bahwa cabang olahraga sepak bola menetapkan dua peraih medali perunggu karena jumlah pesertanya mencapai 16 kecamatan.
“Peserta cabang olahraga sepak bola ada 16 kecamatan sehingga menggunakan sistem juara tiga bersama,” ujarnya usai pertandingan final.
Tonny menjelaskan, mekanisme penentuan juara di Porkab disesuaikan dengan jumlah peserta setiap nomor pertandingan. Untuk nomor yang diikuti 15 peserta atau lebih, penghargaan diberikan kepada juara satu, juara dua, serta dua juara tiga bersama.
Sementara nomor pertandingan yang diikuti 10 hingga 14 peserta hanya menetapkan juara satu, dua, dan tiga.
Adapun nomor dengan delapan hingga sembilan peserta hanya menghasilkan juara satu dan dua, sedangkan nomor yang diikuti enam hingga tujuh peserta hanya menetapkan juara pertama.
Di sisi lain, persaingan menuju gelar juara umum Porkab II Bojonegoro masih berlangsung ketat. Berdasarkan klasemen sementara hingga Selasa sore (7/7/2026), Kecamatan Kota Bojonegoro tetap kokoh memimpin dengan koleksi 18 medali emas, 15 perak, dan 16 perunggu atau total 118 poin.
Posisi kedua ditempati Kecamatan Dander yang mengumpulkan 12 emas, 8 perak, dan 11 perunggu dengan total 75 poin. Sementara Kecamatan Kapas berada di urutan ketiga setelah meraih 9 emas, 8 perak, dan 11 perunggu dengan total 59 poin.
Di bagian bawah klasemen, Kecamatan Gondang dan Kecamatan Margomulyo masih belum berhasil mengoleksi satu pun medali hingga memasuki hari-hari terakhir pelaksanaan Porkab.
Meski sejumlah cabang olahraga telah menuntaskan seluruh pertandingan, peluang perubahan klasemen masih terbuka.
Pasalnya, masih ada beberapa cabang olahraga yang dipertandingkan hingga penutupan pada Jumat (10/7/2026), di antaranya Kickboxing, Mixed Martial Arts (MMA), dan Atletik.
“Masih ada beberapa cabang olahraga yang bertanding sampai penutupan nanti, sehingga klasemen masih bisa berubah,” kata Tonny.
Sementara itu, sejumlah cabang olahraga telah resmi menyelesaikan seluruh rangkaian pertandingan, yakni sepak bola, gateball, bola basket, karate, muay thai, dan bulu tangkis.
Sebagai informasi, Porkab II Bojonegoro 2026 mempertandingkan 27 cabang olahraga dengan total 150 nomor pertandingan.
Ajang olahraga terbesar tingkat kabupaten ini diikuti seluruh 28 kecamatan di Bojonegoro dengan jumlah peserta mencapai 3.553 atlet, yang bersaing memperebutkan prestasi sekaligus mengangkat nama daerah masing-masing. (er)







