Daerah

Warga Bojonegoro di Kaltim Buktikan Solidnya Persaudaraan Lewat Temu Kangen Akbar di Sangatta

aksesadim01
5380
×

Warga Bojonegoro di Kaltim Buktikan Solidnya Persaudaraan Lewat Temu Kangen Akbar di Sangatta

Sebarkan artikel ini
IMG 20260629 WA0007

SANGATTA – Semangat persaudaraan dan kebersamaan kembali terasa kuat dalam Temu Kangen Ikatan Keluarga Bojonegoro Angling Dharma se-Kalimantan Timur yang digelar di Ruang Akasia, Gedung Serbaguna Bukit Pelangi, Sangatta, Minggu (28/6/2026).

Kegiatan ini menjadi ajang melepas rindu sekaligus mempererat hubungan antar sesama warga Bojonegoro yang merantau di berbagai wilayah Kalimantan Timur.

Mengusung tema “Guyub Rukun Bapoh Kokoh Seduluran Sak Lawase”, acara tersebut dihadiri ratusan peserta dari berbagai daerah, mulai Berau, Balikpapan, Samarinda, Bontang hingga Kutai Timur sebagai tuan rumah.

Pertemuan tahunan yang telah memasuki penyelenggaraan keempat ini menjadi simbol kuatnya ikatan kekeluargaan masyarakat Bojonegoro meski tinggal berjauhan.

Komandan Kodim 0909/Kutai Timur, Letkol Arh Ragil Setyo Yulianto, yang juga merupakan putra asli Bojonegoro sekaligus Pembina Ikatan Bojonegoro Kutai Timur, mengajak seluruh warga untuk terus menjaga kekompakan dan saling mendukung di tanah rantau.

Ia menegaskan bahwa temu kangen bukan sekadar ajang berkumpul, tetapi juga menjadi momentum memperkuat solidaritas, membangun komunikasi, dan menjaga nilai-nilai gotong royong yang telah diwariskan masyarakat Bojonegoro.

Mewakili Bupati Kutai Timur, Ragil turut mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurutnya, pemerintah daerah mendukung setiap kegiatan yang mampu menjaga keharmonisan masyarakat sekaligus melestarikan budaya dan semangat kekeluargaan.

Ia juga mengingatkan agar seluruh warga Bojonegoro di Kalimantan Timur terus menjaga nama baik daerah asal, memperkuat persatuan, serta saling membantu dalam berbagai situasi.

Sementara itu, Ketua Koordinator Wilayah Paguyuban Bojonegoro se-Kalimantan Timur, Sutrisno, menilai kebersamaan menjadi modal utama bagi masyarakat perantauan.

Dia mengajak seluruh anggota paguyuban agar tetap kompak dan terus menjaga tali silaturahmi meski tersebar di berbagai kabupaten dan kota.

Menurutnya, rasa persaudaraan yang kuat menjadi kekuatan terbesar warga Bojonegoro di perantauan.

Dirinya juga menyampaikan apresiasi kepada Ikatan Bojonegoro Kutai Timur yang sukses menjadi tuan rumah penyelenggaraan tahun ini.

Dalam kesempatan tersebut, Sutrisno mengumumkan bahwa Kabupaten Berau telah menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah Temu Kangen Ikatan Keluarga Bojonegoro Angling Dharma se-Kalimantan Timur pada tahun 2027.

Ketua Ikatan Bojonegoro Kutai Timur, Muhammad Yasin, menjelaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya telah berdiri sejak 1998 dan hingga kini terus menjadi wadah pemersatu masyarakat Bojonegoro di Kutai Timur.

Ia mengatakan, meskipun berasal dari kecamatan maupun desa yang berbeda, seluruh warga Bojonegoro di tanah rantau tetap merupakan satu keluarga besar.

Karena itu, semangat kebersamaan harus terus diwariskan kepada generasi berikutnya.

Selain menjadi ajang silaturahmi, acara juga dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni budaya Jawa, mulai dari Tari Gatotkaca Kiprah, hiburan musik campursari, hingga penampilan kesenian tradisional lainnya.

Menjelang penutupan, peserta mendapatkan tausiah dan motivasi keagamaan yang disampaikan Ustaz Abdul Gafur.

Suasana hangat dan penuh keakraban terasa sepanjang kegiatan berlangsung.

Para peserta memanfaatkan momentum tersebut untuk saling bertemu, berbagi cerita, mempererat hubungan kekeluargaan, sekaligus meneguhkan komitmen menjaga semangat “Guyub Rukun Bapoh Kokoh Seduluran Sak Lawase” sebagai identitas warga Bojonegoro di mana pun mereka berada. (er)