BOJONEGORO – Proyek pembangunan jalan rigid beton di Desa Tanjungharjo, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, menjadi perhatian publik.
Infrastruktur yang dikerjakan dalam dua tahap pada Tahun Anggaran 2025 itu kini disorot lantaran diduga tidak sesuai dengan spesifikasi volume yang tercantum dalam papan informasi proyek.
Dalam papan proyek yang terpasang di lokasi, disebutkan bahwa pekerjaan jalan rigid beton Tahap I dan Tahap II masing-masing memiliki panjang 419 meter dengan lebar 4 meter.
Proyek tersebut bersumber dari Bantuan Khusus Keuangan Desa (BKKD) dengan total anggaran mencapai Rp860.896.575 dan dilaksanakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) dengan pendampingan konsultan pengawas.
Namun, kondisi di lapangan memunculkan tanda tanya. Sejumlah warga setempat menilai panjang jalan beton yang telah dibangun terlihat lebih pendek dibandingkan angka yang tertera pada papan proyek.
“Kalau dilihat kasat mata, sepertinya tidak sampai segitu panjangnya,” ungkap salah satu warga setempat berinisial M, Rabu (25/3/2026).
Temuan ini memunculkan dugaan adanya ketidaksesuaian volume pekerjaan.
Jika benar terjadi pengurangan, maka hal tersebut berpotensi merugikan keuangan negara, mengingat proyek tersebut menggunakan dana publik yang berasal dari pajak masyarakat.
Tak hanya berdampak pada aspek anggaran, pengurangan volume pekerjaan juga dinilai sebagai pelanggaran serius dalam pelaksanaan proyek infrastruktur.
Hal ini bisa berpengaruh pada kualitas jalan serta mengurangi manfaat yang seharusnya diterima masyarakat.
Hingga berita ini ditulis, pihak pelaksana kegiatan maupun Pemerintah Desa Tanjungharjo belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut.
Masyarakat pun berharap instansi terkait, baik dari tingkat kabupaten maupun aparat pengawas, segera turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan menyeluruh.
Tujuannya guna memastikan apakah realisasi proyek telah sesuai dengan perencanaan atau justru terjadi penyimpangan.
Transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci penting agar pembangunan yang dibiayai uang rakyat benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. (er)







