Peristiwa

Video Viral Banjir Bandang di Balangan Kalsel, Warga Selamatkan Diri ke Atap Mobil

aksesadim01
6870
×

Video Viral Banjir Bandang di Balangan Kalsel, Warga Selamatkan Diri ke Atap Mobil

Sebarkan artikel ini
IMG 20251227 WA0010

BALANGAN – Banjir bandang kembali melanda wilayah Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, pada Sabtu pagi, 27 Desember 2025.

Luapan air datang tiba-tiba menyusul hujan deras berkepanjangan yang mengguyur kawasan tersebut sejak Jumat (26/12/2025).

Debit air sungai meningkat tajam hingga meluap ke kawasan permukiman. Sejumlah desa terdampak, salah satunya Desa Sungsum, di mana air bah berwarna coklat keruh mengalir deras menerjang rumah-rumah warga.

Berdasarkan video yang beredar luas di media sosial, ketinggian air bahkan mencapai setinggi dada orang dewasa, membuat aktivitas warga lumpuh total.

Arus yang kuat memaksa sebagian warga bertahan di tempat tinggi demi menyelamatkan diri.

“Banjir bandang dengan arus deras menerjang pemukiman warga dan merendam rumah-rumah,” tulis keterangan video yang diunggah akun Instagram @bangyadi_2689, Sabtu (27/12/2025).

Dalam rekaman video lainnya, terlihat situasi dramatis di Desa Ju’uh, saat sejumlah warga terjebak di jalanan yang terendam banjir.

Sebuah mobil ambulance tampak berhenti karena tidak mampu melawan derasnya arus air.

Bahkan, sebuah truk terlihat terendam hingga setengah badan kendaraan.

Empat orang warga memilih menyelamatkan diri dengan naik ke bagian atas ambulance, sementara dua lainnya berada di dalam kabin sopir dan penumpang.

Momen tersebut menjadi gambaran betapa cepat dan berbahayanya banjir bandang yang terjadi di wilayah Balangan.

Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui BPBD Kalsel secara resmi menetapkan status Siaga/Waspada cuaca ekstrem pada Sabtu (27/12/2025).

Berdasarkan hasil pemantauan Nowcasting BMKG, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat, petir, dan angin kencang masih berpeluang terjadi hampir di seluruh wilayah Kalimantan Selatan.

Cuaca ekstrem ini dipengaruhi oleh Siklon Tropis GRANT dan Bibit Siklon 96S yang memicu pertumbuhan awan hujan signifikan di wilayah Kalsel.

BPBD menyebut Kabupaten Balangan masuk dalam peta wilayah rawan banjir.

Selain itu, daerah lain yang perlu meningkatkan kewaspadaan meliputi Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan, Banjar, Laut.

Sejumlah sungai utama juga dilaporkan telah melampaui batas tinggi muka air (TMA), di antaranya Sungai Riam Kanan dengan TMA mencapai 7,70 meter dan Sungai Martapura yang menyentuh 9,6 meter.

BPBD memastikan personel telah diterjunkan ke berbagai titik terdampak untuk melakukan kajian cepat, pemantauan lapangan, serta penanganan darurat guna meminimalkan risiko korban dan kerugian lebih lanjut. (Red)