Infotaiment

Tak Sekedar Terang, PJU Perbatasan Bojonegoro Angkat Legenda Angling Dharma

aksesadim01
8788
×

Tak Sekedar Terang, PJU Perbatasan Bojonegoro Angkat Legenda Angling Dharma

Sebarkan artikel ini
IMG 20260224 WA0016

BOJONEGORO – Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) berdesain ikonik kini menyambut setiap pengendara yang memasuki wilayah Kabupaten Bojonegoro.

Mengusung tema “Mliwis Putih Jogo Medhayoh Bojonegoro”, PJU berbentuk relung bercat putih dengan nyala api dan tulisan BOJONEGORO tampil sebagai penanda khas Bumi Angling Dharma.

Desain tersebut mengadopsi elemen Mliwis Putih, simbol yang lekat dengan legenda Raja Angling Dharma ikon kebanggaan masyarakat Bojonegoro.

Hasilnya, gerbang perbatasan tak hanya terang dan aman saat malam, tetapi juga menghadirkan sapaan estetik yang membangkitkan rasa bangga bagi warga maupun pelancong.

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melakukan transformasi dari lampu lama berwarna kuning ke teknologi LED 70 watt yang lebih terang sekaligus efisien energi.

Kepala Bidang Penerangan Jalan Umum, Sarana dan Prasarana Dinas PKP Cipta Karya Kabupaten Bojonegoro, Sarifuddin, menyampaikan bahwa peningkatan ini telah tuntas di seluruh titik perbatasan.

“Transformasi ini telah selesai di titik-titik perbatasan Kabupaten Bojonegoro,” jelasnya, Senin (23/2/2026).

Langkah ini mempertegas komitmen daerah dalam menghadirkan infrastruktur publik yang aman, modern, dan beridentitas budaya kuat.

PJU ikonik kini berdiri megah di sejumlah akses masuk strategis, meliputi perbatasan Bojonegoro – Babat (Lamongan), perbatasan Kanor – Rengel (Tuban), perbatasan Kedungadem – Sukorame (Lamongan), perbatasan Bojonegoro – Nganjuk, perbatasan Bojonegoro – Tuban (Area Trucuk), perbatasan Bojonegoro – Ngawi, perbatasan Bojonegoro – Cepu (Blora).

Kehadiran lampu perbatasan ini memperkuat citra Bojonegoro sebagai daerah yang ramah, tertata, dan bangga dengan warisan budayanya.

Agar fungsi PJU tetap optimal, Pemkab Bojonegoro mengajak masyarakat turut berperan aktif.

Jika ditemukan lampu padam, kerusakan, atau kehilangan komponen, warga dapat melapor melalui, WhatsApp Call Center PJU 0821-3277-8200, Instagram @pjubojonegoro.

Layanan pengaduan tersedia 24 jam, sementara tindak lanjut teknis dilakukan secara responsif pada jam kerja.

Sinergi pemerintah dan masyarakat diharapkan mampu menjaga fasilitas publik demi mewujudkan Bojonegoro yang Bahagia, Makmur, dan Membanggakan. (er)

Penulis: ErwantoEditor: Cita Amelia