LAMONGAN – Komitmen menjaga wibawa dan kedisiplinan prajurit kembali ditegaskan oleh Kodim 0812/Lamongan.
Bersama Subdenpom V/2-3 Lamongan, satuan teritorial tersebut menggelar razia internal sekaligus sosialisasi hukum bagi prajurit TNI dan PNS, Rabu (18/02/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam memastikan seluruh personel tidak hanya disiplin saat berdinas, tetapi juga tertib ketika berada di jalan raya sebagai bagian dari masyarakat.
Agenda diawali dengan pembekalan materi hukum yang berlangsung di Aula Kadet Soewoko.
Dalam kesempatan itu, Komandan Subdenpom V/2-3 Lamongan, Kapten Cpm Asrul Anwar, memberikan penegasan tegas mengenai pentingnya disiplin berlalu lintas.
Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas bukan sekadar urusan administratif, melainkan cerminan karakter dan tanggung jawab moral seorang prajurit.
“Jalan raya adalah ruang publik. Di sanalah masyarakat menilai kita. Prajurit harus menjadi contoh, taat aturan, lengkap administrasi, dan mengutamakan keselamatan,” tegasnya.
Pesan tersebut disampaikan untuk membangun kesadaran bahwa citra TNI turut ditentukan oleh perilaku anggotanya dalam kehidupan sehari-hari.
Usai sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik kendaraan di lapangan apel Makodim 0812/Lamongan.
Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap kendaraan roda dua maupun roda empat milik personel.
Petugas mengecek kelengkapan administrasi seperti SIM TNI maupun SIM umum serta STNK.
Tak hanya itu, kondisi teknis kendaraan juga diperiksa, mulai dari spion, lampu utama dan sein, pelat nomor, kondisi ban, hingga penggunaan helm standar.
Langkah ini dipimpin langsung Kepala Staf Kodim 0812/Lamongan, Mayor Inf Marsidiyanto, mewakili Komandan Kodim.
Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukanlah ajang mencari kesalahan, melainkan bentuk pengawasan dan perlindungan internal agar prajurit terhindar dari pelanggaran maupun risiko kecelakaan.
“Ini bagian dari langkah preventif. Kita ingin memastikan seluruh prajurit berkendara sesuai aturan, baik saat dinas maupun urusan pribadi,” ujarnya.
Sinergi antara Kodim dan Subdenpom ini diharapkan mampu menumbuhkan budaya disiplin berlalu lintas yang lebih kuat di lingkungan satuan.
Dengan kepatuhan terhadap regulasi, tidak hanya keselamatan personel yang terjamin, tetapi juga kehormatan dan citra TNI di mata masyarakat tetap terjaga.
Langkah preventif seperti ini menjadi bukti bahwa penegakan disiplin dimulai dari internal, sebelum menjadi teladan di ruang publik. (fa)







